Muhammadiyah Secara Organisasi Tidak Boleh Terlibat Mendukung Paslon Kepala Daerah Tertentu

Buya Dr. Risman Mukhtar (Putra asli Payakumbuh Sumatera Barat)

DUKUNGAN MUHAMMADIYAH – Menanggapi adanya dukungan dari Pimpinan Muhammadiyah kepada pasangan calon Kepala Daerah, maka diharapkan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), termasuk Pimpinan Ortom di semua level tidak dibenarkan membuat surat dukungan secara resmi dengan mempergunakan surat dan stempel organisasi mendukung pasangan calon (paslon) kepala daerah baik itu paslon gubernur, bupati maupun walikota.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M. Si dalam pidato resminya telah menegaskan bahwa Muhammadiyah secara organisasi tidak boleh terlibat dalam kegiatan politik praktis seperti memberikan dukungan kepada pasangan calon kepala daerah tertentu.

Jika ada kader Muhammadiyah yang menjadi calon kepala daerah, silakan dukung secara pribadi, tidak boleh menggunakan jabatannya di Muhammadiyah dan menggunakan fasilitas milik Muhammadiyah, dan jangan membawa-bawa organisasi Muhammadiyah, jangankan organisasinya, simbol-simbolnya pun juga tidak boleh dibawa-bawa, karena Muhammadiyah tidak partai politik dan tidak berafiliasi kepada partai politik atau kepentingan politik tertentu. Berpolitiklah secara cerdas, tidak menggunakan simbol-simbol Muhammadiyah, seperti; Komunitas Sang Surya, Komunitas Sang Pencerah, Komunitas Berkemajuan Bersatu dan lain sebagainya.

Muhammadiyah harus siap bekerja sama dengan siapapun yang terpilih sebagai Kepala Daerah; Gubernur, Bupati atau Walikota. Mendukung salah satu pasangan calon Kepala Daerah tertentu berpotensi menjadi kendala politik bagi Muhammadiyah untuk membangun hubungan yang harmonis dengan Kepala Daerah terpilih, jika yang terpilih bukan pasangan calon yang didukung oleh Muhammadiyah.

Bagi kader Muhammadiyah yang ikut menjadi pasangan calon Kepala Daerah, jangan berkecil hati kalau anda tidak didukung secara resmi oleh Muhammadiyah, karena anda in sya Allah akan dipilih oleh warga Muhammadiyah, jika anda memang kader yang baik, yang selama ini telah berjuang dan memberikan kontribusi dan aktif di Muhammadiyah bukan sekedar nompang dan nampang nama di Muhammadiyah, anda pasti akan dipilih oleh warga Muhammadiyah, kecuali warga Muhammadiyah yang punya kepentingan tertentu. Wallahu a’lamu Bish-shawab.


Oleh : Dr. Risman Muchtar
(Penasehat Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kantor Jakarta)