![]() |
| Keluarga Besar SDN 2 VII Koto jelang bagikan Tajil dan buka bersama di Sekolah, Sabtu sore, 15 April 2023 (foto.Nvi) |
Ampalu – Dalam rangka penutupan kegiatan Pesantren Ramadhan, sekaligus mengakhiri proses belajar mengajar pada bulan April 2023 ini, keluarga besar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 VII Koto, Padang Pariaman membagikan Tajil kepada warga masyarakat yang lewat di depan Sekolah, Sabtu sore (15/0423).
Alhamdulillah, kata Kepala SDN 02 VII Koto Noviarni, M.Pd kepada awak media ini, bahwa telah terlaksana dengan baik dan lancar. Karena dapat sambutan dari Pengurus Komite, Wali Murid dan masyarakat sekitarnya.
“Dalam membagikan Tajil yang berasal dari majelis guru dan siswa yang bersedekah ini, mereka tenaga pendidik dan tenaga kependidikan bersama siswa begitu bersemangat ketika membagikan kepada warga yang lalu di jalan depan Sekolah” sebut Noviarni.
Kegiatan membagikan Tajil, ucap Novi, begitu panggilan akrabnya, salahsatu bentuk pengembangan praktek pendidikan agama pada Kurikulum Merdeka.
Ia menjelaskan, SDN 2 VII Koto yang dipimpinnya sejak Februari 2023 lalu ini, terletak di Korong Amapalu, Nagari Lareh Nan Panjang. Usai membagikan tajil, dilanjutkan memberikan Reword kepada murid dalam kegiatan Pesantren Ramadhan.
“Beberapa kategori, diantaranya Pidato terbaik I, II dan III, bacaan Al-Qur’an terbanyak selama Pesantren, siswa yang aktif dalam kegiatan diskusi, serta siswa yang selalu hadir di Sekolah sejak awal ramadhan sampai akhir sekolah pada bulan ramdahan” terang Novi.
Noviarni menambahkan, kegiatan diakhiri dengan berbuka puasa bersama majelis guru, siswa, wali murid dan Komite Sekolah.
“Juga, kami menyerahkan beberapa bingkisan rezeki kepada guru non PNS, sebagai bentuk memperkuat rasa badunsanak sesama tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SDN 2 VII Koto ini” ujar Noviarni.
Dalam bekerja, ia menguatkan rasa badunsana sesama tenaga pendidik untuk mendidik disini. Kita bangun bermitra kerja, bukan atasan bawahan.
“Karena, kita mengelola manusia, tentu dibangun rasa kemanusian. Maka butuh proses dengan sentuhan persuasif yang menyejukan. Kita bangun kebersamaan, bukan kekuasaan untuk merealisasikan program kerja dan inovasi untuk SDN 2 VII Koto ini” sebut Kepsek Novi mengakhiri.(co).








