Blog  

Tingginya Tumpukan Material Terbawa Galodo, Tim SAR Kesulitan Menemukan Korban, 20 Warga Masih Hilang

Inilah salah satu titik tumpukan material terbawa galodo di Sumbar. (dok kompas.id)
Inilah salah satu titik tumpukan material terbawa galodo di Sumbar. (dok kompas.id)

Tim gabungan juga menggunakan kamera drone thermal untuk melakukan penilaian lokasi pencarian, bertujuan untuk meningkatkan keamanan tim pencari di lapangan. Selain itu, Polda Sumbar turut memberikan bantuan dengan menurunkan dua unit anjing pelacak.

Menurut data dari Kantor SAR Kelas A Padang, hingga Selasa (14/5/2024) malam, tercatat 52 orang meninggal akibat bencana tersebut. Dari jumlah tersebut, 20 orang masih belum ditemukan, sebagian besar di Tanah Datar. Kendala yang dihadapi di lapangan termasuk cuaca yang sering kali hujan tiba-tiba, serta lumpur dan material sisa banjir bandang yang tinggi.

Ketua Tim Tanggap Darurat Letusan Gunung Marapi, Ahmad Basuki, juga menyatakan bahwa potensi terjadinya banjir lahar masih tinggi. Gunung Marapi yang berstatus Level III atau Siaga terus mengeluarkan abu vulkanik, sehingga deposit material abu terus bertambah di sekitar puncak. Hujan ekstrem juga meningkatkan potensi banjir lahar dingin.

Ahmad Basuki menekankan pentingnya waspada bagi masyarakat di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi ketika terjadi hujan deras di daerah hulu. Terutama perlu diwaspadai daerah sekitar Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Agam, dan Batusangkar, Tanah Datar, mengingat morfologi aliran sungainya yang mengarah ke lokasi bencana sebelumnya.(ab)