Sukoharjo – Kejutan menyambut ratusan warga di Kampung Bangkean, Desa Kenep, Sukoharjo, Jawa Tengah, saat Calon Presiden 2024 nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berkunjung. Ganjar, yang tengah beraktivitas di Solo Raya, meluangkan waktu untuk singgah ke sentra industri batik rumahan di Sukoharjo pada Selasa (26/12/2023).
Antusiasme tinggi terlihat dari ratusan pembatik tradisional dan warga yang menyambut Ganjar. Mereka berebut untuk bersalaman dan berfoto dengan mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut.
“Pak, terima kasih sudah mampir ke Sukoharjo. Kami sangat kangen dengan kehadiran Anda,” seru seorang warga.
Ganjar dengan ramah melayani warga, bahkan menyapa ibu-ibu yang tengah membatik secara tradisional. Guyonan dan candaan Ganjar membuat para ibu paruh baya itu tak henti tertawa.
“Pak, lucu sekali. Ayo ikut membatik bersama kami,” ajak salah satu pembatik kepada Ganjar.
Ganjar pun tak ragu ikut serta dalam proses membatik, menambahkan warna pada motif batik yang ada. Selain itu, ia juga berkunjung ke toko lokal dan membeli berbagai produk batik yang ditawarkan.
“Ini motif Wahyu Temurun, bukan? Saya membeli ini karena motifnya sangat bagus,” ujar Ganjar.
Tindakan Ganjar membuat Agus Samiyono, pemilik Batik Kedung Gudel, terkesima. Ia tidak menyangka bahwa Ganjar memahami motif batik yang cukup langka tersebut. Motif Wahyu Temurun memiliki makna mendalam bagi pemakainya, sebagai petunjuk yang dibawa malaikat kepada nabi. Di Jawa, Wahyu Temurun juga bisa diartikan sebagai petunjuk dari Allah yang berkaitan dengan pangkat atau kedudukan.
“Sungguh tak terduga, Pak Ganjar membeli batik motif Wahyu Temurun. Beliau benar-benar memahami kekayaan budaya Jawa. Wahyu ini seperti petunjuk dari Tuhan untuk beliau,” ungkap Agus.
Ganjar, yang mengaku sebagai penggemar batik, menyatakan bahwa di setiap daerah penghasil batik, ia selalu mendukung produk-produk lokal.
“Ketika berbicara tentang Solo Raya, batik menjadi keunggulan, termasuk di Sukoharjo. Tradisi batik masih terjaga, produksinya bagus, dan harganya terjangkau,” kata Ganjar.
Selain sekadar melihat dan membeli, Ganjar juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Ia menerima masukan terkait kebutuhan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari pelatihan, peralatan, hingga akses modal.
“Program-program pemerintahan ke depan harus memberikan manfaat yang nyata bagi mereka. Komitmen Ganjar-Mahfud terhadap hal ini sangat kuat,” tandasnya.(BY)







