Iran Buka Pintu Tanpa Visa untuk Warga Arab Saudi dan 32 Negara Lainnya

Arab Saudi
Arab Saudi

Teheran Hubungan antara Iran dan Arab Saudi semakin membaik dengan penghapusan persyaratan visa bagi pemegang paspor Arab Saudi. Menteri Pariwisata, Ezzatollah Zarghami, menyatakan niat Iran untuk membuka pintu negara kepada seluruh dunia.

Keputusan terbaru ini juga mencakup 32 negara lain yang kini dapat masuk Iran tanpa visa. Dengan penambahan ini, total 45 negara sekarang dapat mengunjungi Iran tanpa harus memperoleh visa.

Kementerian Pariwisata meyakini bahwa kebijakan pintu terbuka ini mencerminkan tekad Iran untuk berinteraksi dengan berbagai negara di dunia. Beberapa negara lain yang tercakup dalam kebijakan ini antara lain Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, serta Oman yang warganya sudah dapat bepergian ke Iran tanpa visa.

Keputusan ini juga melibatkan negara-negara seperti Lebanon, Tunisia, dan India. Sementara Kroasia, sebagai satu-satunya negara Eropa dalam daftar, menunjukkan kerja sama Iran dengan negara-negara Barat. Sebelumnya, Iran juga telah mengizinkan warganya untuk melakukan umrah di Arab Saudi setelah delapan tahun larangan.

Hubungan antara Iran dan Arab Saudi sempat merenggang pada tahun 2016, di mana jemaah Iran hanya diizinkan untuk menunaikan ibadah haji dan dilarang untuk umrah. Saat ini, warga Iran dapat kembali melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi setelah pembukaan kembali akses tersebut.(des)