SALATIGA – Untuk memastikan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berjalan sesuai rencana, Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., meninjau langsung posko dan progres pembangunan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026, di lahan persawahan Tapak Hapsari, Jalan Abdul Wahid, Cabean RT 01/RW 01, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.
Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi Danramil 01/Sidomukti Kapten Inf Untung Harjanto. Keduanya melihat secara langsung kondisi posko serta perkembangan pengerjaan pembangunan jalan yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan infrastruktur dan aksesibilitas masyarakat, khususnya para petani di kawasan persawahan Tapak Hapsari.
Dandim mengatakan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan dengan baik, sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi personel di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi.
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut memiliki manfaat strategis bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memudahkan petani dalam mengangkut hasil pertanian serta mendukung kelancaran aktivitas perekonomian.
“Melalui program TMMD ini, kita ingin menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Adapun sasaran fisik pembangunan jalan dalam program TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 tersebut memiliki panjang mencapai 230 meter. Selain itu, pekerjaan juga mencakup pembangunan talud sepanjang 300 meter guna memperkuat konstruksi jalan dan menjaga kestabilan badan jalan, sehingga akses pertanian dapat dimanfaatkan secara aman dan berkelanjutan oleh Masyarakat.
Program TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan maupun kawasan permukiman.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, TMMD juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kemajuan lingkungan.
Dengan adanya pembangunan jalan di kawasan persawahan Tapak Hapsari, diharapkan akses pertanian semakin mudah, produktivitas masyarakat meningkat, serta hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh warga sekitar.







