Sport  

Semen Padang FC Ditahan PSMS Medan 1-1, Gol Dramatis di Injury Time

Pemain bertahan kapten Semen Padang FC, Safrudin Tahar berebut bola.
Pemain bertahan kapten Semen Padang FC, Safrudin Tahar berebut bola.

Jakarta – Semen Padang FC kembali gagal meraih kemenangan perdana di kandang pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain melawan PSMS Medan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026), tim berjuluk Kabau Sirah itu harus puas bermain imbang 1-1.

Laga bertajuk derbi Sumatra tersebut berlangsung sengit di hadapan 5.907 penonton. Kedua tim tampil cukup berimbang, termasuk dalam penguasaan bola yang sama-sama mencapai 50 persen.

Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, menurunkan gelandang anyar asal Brasil, Savio Roberto Juliao Figueiredo, sejak menit awal. Kehadirannya diharapkan mampu mengendalikan permainan dan mengatur aliran bola di lini tengah.

Meski tampil di hadapan pendukungnya, Semen Padang FC justru mendapat tekanan dari PSMS Medan pada 15 menit pertama. Tim tamu memanfaatkan sektor sayap untuk membangun serangan sehingga tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.

Kabau Sirah sempat mencetak gol pada menit ke-21 melalui sundulan Safrudin Tahar. Gol tersebut berawal dari tendangan bebas Stefano Lilipaly yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh pemain bertahan PSMS.

Namun, keunggulan Semen Padang FC urung tercipta setelah wasit Thoriq Munir Alkatiri membatalkan gol tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR), Safrudin dinyatakan berada dalam posisi offside.

Memasuki babak kedua, Semen Padang FC berusaha meningkatkan intensitas serangan. Kedua kesebelasan saling menekan dan menciptakan sejumlah peluang dalam pertandingan yang berlangsung terbuka.

Dari sisi statistik, PSMS Medan sedikit lebih unggul dalam jumlah percobaan tembakan dengan tujuh kali, sedangkan Semen Padang FC mencatatkan lima tembakan. Meski demikian, kedua tim sama-sama menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran.

Pertandingan yang berlangsung keras itu juga diwarnai sembilan kartu kuning. Lima kartu diberikan kepada pemain Semen Padang FC, sementara empat lainnya diterima pemain PSMS Medan.

Ketegangan meningkat pada menit-menit akhir pertandingan. Semen Padang FC yang berusaha mengamankan poin justru kebobolan pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+5.

Gol PSMS Medan tercipta melalui aksi penyerang asal Spanyol, Javier Siverio Toro. Sebelumnya, Phillerson mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan Abdul Halim. Bola tersebut membentur tiang gawang dan langsung disambar Javier untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Gol itu menjadi catatan kesembilan Javier dalam enam pertandingan yang telah dijalaninya musim ini.

Tertinggal pada penghujung laga, para pemain Semen Padang FC tidak menyerah. Mereka melancarkan serangan balik cepat yang akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan.

Savio Roberto mengirimkan umpan terobosan kepada Rahmat yang bergerak menusuk dari sisi kiri pertahanan PSMS. Rahmat kemudian melepaskan umpan tarik ke tengah kotak penalti.

Kapten PSMS Medan, Angelo Meneses, sempat memotong umpan tersebut. Akan tetapi, bola sapuannya justru mengarah ke luar kotak penalti dan disambut tendangan keras Risman Ariyanto Maring pada menit ke-90+7.

Risman, yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-43, sukses menaklukkan penjaga gawang PSMS, M. Natshir Fadhil Mahbuby. Gol dramatis tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menyelamatkan Semen Padang FC dari kekalahan di hadapan publiknya.

Hasil imbang ini membuat Semen Padang FC mengumpulkan tujuh poin dari enam pertandingan. Kabau Sirah sementara menempati posisi kelima klasemen dengan catatan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Selanjutnya, Semen Padang FC akan menghadapi tantangan tandang melawan Persiku Kudus pada 30 Oktober 2026. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung.(des*)