Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pelayanan klinik milik perusahaan perkebunan KMJ di Kecamatan Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menjadi sorotan setelah keluarga seorang korban kecelakaan mengaku kecewa terhadap pertolongan medis yang diterima.
Persoalan ini bermula ketika seorang warga berinisial Y mengalami kecelakaan tunggal. Dalam kondisi membutuhkan bantuan medis, keluarga korban berupaya mencari pertolongan ke klinik perusahaan yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
Akan tetapi, keluarga menilai bantuan yang diberikan tidak sesuai dengan harapan. Mereka menyebut seorang perawat berinisial S sempat mengungkapkan kekhawatiran mengenai aturan internal perusahaan ketika keluarga meminta pertolongan untuk korban.
Pengalaman tersebut menimbulkan kekecewaan sekaligus pertanyaan mengenai akses pelayanan kesehatan di klinik perusahaan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perkebunan dan mengalami kondisi darurat.
“Kami mau membawa keluarga kami ke mana lagi ketika mengalami kecelakaan atau musibah dan membutuhkan pertolongan? Klinik terdekat justru berada di lingkungan perusahaan tersebut,” ungkap salah seorang anggota keluarga korban.
Keluarga berharap manajemen KMJ memberikan penjelasan terbuka mengenai prosedur pelayanan medis di klinik tersebut. Kejelasan aturan dinilai penting agar masyarakat memahami apakah klinik dapat memberikan pertolongan awal kepada warga di luar lingkungan karyawan, terutama dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari manajemen KMJ maupun perawat berinisial S mengenai kejadian tersebut. Dugaan terkait pelayanan klinik ini masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait, termasuk penjelasan mengenai kronologi, prosedur penanganan pasien, dan kebijakan perusahaan yang berlaku. (FJR)







