Bukititnggi – Jasa Raharja Sumbar melaksanakan kegiatan Customer Relationship Management (CRM) dan Door to Door (DTD) Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) di Terminal Aur Kuning Kota Bukittinggi dan PT Andalas Wahana Rezeki (PO AWR), Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan perusahaan dan pemilik kendaraan angkutan umum dalam memenuhi kewajiban administrasi serta pembayaran IWKBU.
Di Terminal Aur Kuning, petugas Jasa Raharja melakukan kegiatan pengutipan IWKBU sekaligus memberikan imbauan kepada pemilik kendaraan bermotor umum untuk segera memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan dan IWKBU. Edukasi tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan para pemilik kendaraan mengenai pentingnya tertib administrasi dalam mendukung penyelenggaraan transportasi umum.
Selanjutnya, kegiatan CRM/DTD dilaksanakan di PT Andalas Wahana Rezeki (PO AWR). Dalam kunjungan tersebut, Jasa Raharja menyampaikan surat tagihan kepada pihak perusahaan sekaligus melakukan konfirmasi dan pembaruan data jumlah armada yang masih beroperasi. Pemutakhiran data dilakukan untuk memastikan informasi kendaraan yang tercatat sesuai dengan kondisi operasional perusahaan di lapangan.
Selain penagihan dan pemutakhiran data, Jasa Raharja Sumbar juga menyosialisasikan program diskon pajak bagi kendaraan angkutan umum dan kendaraan barang. Informasi tersebut disampaikan agar perusahaan dan pemilik kendaraan dapat mengetahui serta memanfaatkan program yang tersedia sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Panji Akbar Nur Banten, menyampaikan bahwa kegiatan CRM/DTD menjadi salah satu upaya Jasa Raharja untuk membangun komunikasi langsung dengan pemilik dan operator kendaraan umum sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban IWKBU.
“Kami terus mendorong pemilik dan operator kendaraan angkutan umum untuk memenuhi kewajiban pembayaran IWKBU dan pajak kendaraan sesuai ketentuan. Melalui kunjungan langsung seperti ini, kami dapat menyampaikan informasi secara lebih jelas, melakukan pemutakhiran data armada, sekaligus memberikan informasi mengenai program yang dapat dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan,” ujar Panji Akbar Nur Banten.
Menurutnya, data armada yang akurat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung tertib administrasi kendaraan umum. Karena itu, koordinasi dan komunikasi secara langsung dengan perusahaan angkutan umum perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Jasa Raharja Sumbar terus mendorong kepatuhan operator dan pemilik kendaraan angkutan umum melalui kegiatan CRM, DTD, edukasi, serta sosialisasi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban IWKBU dan administrasi kendaraan sekaligus mendukung terciptanya penyelenggaraan transportasi umum yang tertib dan aman.(*)







