Padang, fajarharapan.id – Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Panji Akbar Nur Banten, menghadiri Rapat Musyawarah Daerah (Musda) XV Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Barat, Senin (15/9/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi Jasa Raharja dengan para pelaku usaha angkutan darat di Sumatera Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Panji Akbar Nur Banten didampingi oleh Kasubag Iuran Wajib Jasa Raharja Sumatera Barat. Musda XV Organda Sumatera Barat dilaksanakan dalam rangka pemilihan Ketua DPD Organda Sumatera Barat sekaligus menjadi forum bagi organisasi untuk membahas berbagai hal terkait perkembangan dan keberlangsungan sektor angkutan darat di Sumatera Barat.
Kehadiran Jasa Raharja dalam forum tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dengan Organda sebagai salah satu stakeholder penting dalam penyelenggaraan transportasi darat. Hubungan dan koordinasi yang baik diperlukan untuk mendukung terciptanya pelayanan transportasi yang aman, tertib, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna angkutan umum.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Panji Akbar Nur Banten, mengatakan bahwa Organda memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem transportasi darat, khususnya dalam menjaga keberlangsungan pelayanan angkutan kepada masyarakat.
“Bagi Jasa Raharja, Organda merupakan salah satu stakeholder yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan transportasi. Karena itu, komunikasi dan sinergi harus terus kita jaga, tidak hanya dalam hal administrasi, tetapi juga dalam upaya bersama meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan transportasi,” ujar Panji.
Menurutnya, sektor angkutan umum memiliki keterkaitan erat dengan tugas Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum.
“Harapan kami, kepengurusan Organda yang nantinya terpilih dapat terus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder. Kita memiliki kepentingan yang sama, yaitu bagaimana transportasi di Sumatera Barat semakin tertib, aman, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” katanya.
Panji juga menyampaikan bahwa sinergi dengan pelaku usaha angkutan akan terus diperkuat, termasuk dalam mendorong kepatuhan terhadap kewajiban yang berkaitan dengan Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) serta aspek keselamatan transportasi.
Musda XV Organda Sumatera Barat diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin solid serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan transportasi darat di Sumatera Barat.
Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus membuka ruang kolaborasi dengan Organda dan stakeholder transportasi lainnya dalam mendukung peningkatan keselamatan, kepatuhan, serta pelayanan kepada masyarakat pengguna angkutan umum.(*)







