Kayu Aro — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Solok-Padang, tepatnya di kawasan Kayu Aro, Nagari Koto Gadang Guguak, Kabupaten Solok, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 10.26 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan Light Truck Box bernomor polisi B 9310 KRX dan Mitsubishi Truck Bak Besi dengan nomor polisi BM 8026 JO.
Dalam kecelakaan itu, pengemudi Light Truck Box, Denis (43), mengalami luka berat. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Solok untuk memperoleh pertolongan medis, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Denis dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, selain sopir, kernet Light Truck juga menjadi korban dan mengalami luka-luka.
“Kernet mengalami luka-luka. Sementara sopir meninggal dunia akibat luka yang cukup parah,” kata Akbar.
Berdasarkan keterangan sementara kepolisian, kecelakaan bermula ketika Light Truck Box B 9310 KRX bergerak dari arah Padang menuju Kota Solok.
Saat melintasi lokasi kejadian, kendaraan tersebut melewati jalan menurun yang kondisinya sedikit berbelok. Diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong, truk kemudian kehilangan kendali.
Kendaraan itu selanjutnya menghantam bagian belakang Mitsubishi Truck Bak Besi BM 8026 JO yang berada di depannya dan bergerak dalam arah yang sama.
Benturan tersebut membuat kedua kendaraan terseret hingga sekitar 30 meter. Bagian depan Light Truck Box mengalami kerusakan cukup berat akibat tabrakan.
Denis yang mengalami luka serius langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Solok. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
Sementara kernet yang turut mengalami luka-luka masih menjalani perawatan.
Polisi kemudian melakukan proses evakuasi terhadap kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Salah satu kendaraan telah diamankan di Mapolres Solok, sedangkan satu kendaraan lainnya masih dalam proses evakuasi.
“Satu kendaraan sudah berada di Polres. Satu unit lainnya masih kami evakuasi,” ujar Akbar.(des*)







