Tekno  

Telegram Hilang dari App Store Apple di Seluruh Dunia, Ini Penyebab yang Jadi Sorotan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Jakarta – Pengguna Telegram di sejumlah negara mendapati aplikasi perpesanan tersebut tidak lagi tersedia untuk diunduh melalui App Store milik Apple. Hilangnya aplikasi itu terjadi secara global, meski hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait penyebab penghapusan tersebut.

Laporan mengenai Telegram yang tidak muncul di App Store mulai bermunculan pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 01.00 GMT. Pengguna yang sebelumnya belum memasang aplikasi tersebut tidak dapat menemukan layanan Telegram melalui toko aplikasi Apple.

Telegram sendiri merupakan salah satu platform komunikasi terbesar di dunia dengan klaim memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif setiap bulan. Namun, layanan tersebut selama beberapa tahun terakhir kerap menghadapi kritik terkait kebijakan moderasi konten yang dinilai kurang ketat oleh sejumlah pihak.

Beberapa negara menyoroti keberadaan konten ilegal di platform tersebut, termasuk dugaan penyebaran materi yang berkaitan dengan aktivitas ekstremisme dan tindakan kriminal.

Sebelumnya, regulator telekomunikasi Australia telah mengambil langkah hukum terhadap Telegram. Platform tersebut diduga tidak menjalankan kewajiban dalam mendeteksi serta menghapus konten yang berkaitan dengan propaganda terorisme, termasuk rekaman kekerasan ekstrem dan aksi penembakan massal.

Selain menghadapi tekanan dari regulator, Telegram juga mendapat sorotan politik. Pemerintah Rusia pada bulan lalu memasukkan pendiri Telegram, Pavel Durov, ke dalam daftar buronan dengan tuduhan yang berkaitan dengan terorisme serta ekstremisme.

Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menuduh Durov tidak mengambil tindakan terhadap chatbot yang disebut digunakan untuk merekrut warga Rusia dalam aksi sabotase. Tuduhan tersebut dibantah oleh Durov.

Pendiri Telegram yang kini tinggal di luar Rusia sejak 2014 itu menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk tekanan terhadap dirinya karena menolak permintaan pengawasan dan penyensoran massal terhadap pengguna Telegram.

Sampai saat ini, Apple maupun Telegram belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan aplikasi tersebut tidak lagi tersedia di App Store. Belum diketahui apakah penghapusan tersebut bersifat sementara atau merupakan tindakan permanen.(BY)