Sumut  

Satu-satunya Pebasket Putri di Tim Sekolah, Felicia Kejar Mimpi Jadi Atlet Nasional

Felicia, siswi kelas II SMP Panglima Polem Rantauprapat.

Labuhanbatu, Fajarharapan.id – Semangat dan tekad besar ditunjukkan Felicia, siswi kelas II SMP Panglima Polem Rantauprapat, dalam menekuni olahraga basket. Di usianya yang masih belia, ia telah memiliki cita-cita menjadi atlet basket yang mampu bersaing di tingkat Sumatera Utara hingga nasional.

Menariknya, Felicia menjadi satu-satunya pemain perempuan di tim basket sekolahnya. Setiap sesi latihan, ia berlatih bersama rekan-rekan laki-laki. Kondisi tersebut tidak membuatnya merasa canggung, justru menjadi tantangan untuk terus mengembangkan kemampuan.

Kecintaannya terhadap basket telah tumbuh sejak duduk di bangku kelas V sekolah dasar. Selama kurang lebih empat tahun terakhir, ia konsisten berlatih dan mengikuti berbagai kegiatan maupun pertandingan basket, termasuk Perbasi Cup.

Menurut Felicia, basket bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kekompakan, kedisiplinan, dan kemampuan bersosialisasi.

“Basket itu seru dan menyenangkan. Saya juga belajar bekerja sama serta berbaur dengan teman-teman saat latihan maupun bertanding,” ujarnya kepada media, Minggu (26/7/2026).

Felicia juga mengakui bahwa jumlah pemain basket putri di Rantauprapat masih tergolong sedikit. Karena itu, ia mengajak lebih banyak pelajar perempuan untuk ikut menggeluti olahraga tersebut.

“Saya ingin mengajak teman-teman perempuan supaya berani bermain basket. Jangan takut karena olahraga ini sangat menyenangkan. Target saya ke depan bisa bermain mewakili Sumatera Utara hingga tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, pelatih basket SMP Panglima Polem Rantauprapat, Ahwat, yang telah mengabdikan diri melatih basket di sekolah tersebut selama kurang lebih 30 tahun, menilai Felicia merupakan atlet muda yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Menurut Ahwat, Felicia memiliki kemampuan teknik yang cukup menonjol untuk seusianya. Kemampuan lay-up menggunakan tangan kanan maupun kiri sudah dikuasai dengan baik, begitu juga dengan akurasi shooting yang dinilai terus mengalami perkembangan.

“Felicia punya lay-up kanan dan kiri yang sudah bagus. Shooting-nya juga cukup baik. Usianya masih muda, baru kelas dua SMP, sehingga masa depannya masih sangat panjang jika terus berlatih dengan disiplin,” ujar Ahwat.

Ia optimistis, apabila konsisten meningkatkan kemampuan dan jam terbang melalui berbagai kejuaraan, Felicia berpeluang mengikuti seleksi untuk memperkuat tim Sumatera Utara di masa mendatang.

“Kalau terus berlatih dan menjaga semangatnya, saya yakin ke depan Felicia bisa mengikuti seleksi dan mewakili Rantauprapat maupun Sumatera Utara di berbagai kejuaraan,” tutupnya.