Kapuas  

Monitoring CSR di Tamban Catur, Kadis PUPR Kapuas Tekankan Program Harus Berdampak Nyata

Monitoring CSR di Tamban Catur, Kadis PUPR Kapuas Tekankan Program Harus Berdampak Nyata
Monitoring CSR di Tamban Catur, Kadis PUPR Kapuas Tekankan Program Harus Berdampak Nyata

Kuala Kapuas, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memastikan setiap program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan hasil yang optimal dan tepat sasaran. Komitmen tersebut terlihat saat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, H. Hargatin, ST, MT, mendampingi Tim BPLIP Banjarbaru bersama Tim Pengawas Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam kegiatan monitoring pelaksanaan program CSR di Kecamatan Tamban Catur, Selasa (21/7/2026).

Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program CSR agar berjalan sesuai rencana, memenuhi standar kualitas, serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, H. Hargatin menegaskan bahwa pengawasan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan setiap program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, tim pelaksana, dan pihak pengawas menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan program CSR yang dijalankan tidak hanya selesai secara administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program ke depan semakin baik, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam mendukung pelaksanaan program CSR di Kabupaten Kapuas. Menurutnya, kemitraan yang solid antara dunia usaha, pemerintah, dan lembaga pengawas akan memperkuat percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Melalui kegiatan monitoring tersebut, diharapkan seluruh pelaksanaan program CSR dapat terus dijaga kualitasnya sehingga mampu meningkatkan infrastruktur, mendukung kesejahteraan masyarakat, serta menjadi contoh kolaborasi yang efektif dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.(FJR)