Pulang Pisau, fajarharapan.id – Handep Hapakat Fair 2026 menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi masyarakat Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Selama sepekan penyelenggaraan, ajang tahunan tersebut mampu mencatat perputaran uang hingga sekitar Rp2 miliar dengan melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i mengatakan nilai transaksi tersebut masih bersifat sementara karena belum memasukkan aktivitas jual beli pada malam penutupan acara. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku usaha dalam memanfaatkan momentum pameran ekonomi daerah.
Sebanyak 249 UMKM ikut ambil bagian dalam Handep Hapakat Fair tahun ini. Dari jumlah tersebut, 111 pelaku usaha mengisi stan perangkat daerah, 46 UMKM memperoleh fasilitas tempat usaha, sedangkan 92 lainnya merupakan pedagang kaki lima yang turut meramaikan kawasan pameran.
Rifa’i menilai kegiatan tersebut tidak hanya membuka peluang peningkatan omzet bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga menjadi ajang promosi berbagai produk unggulan Pulang Pisau kepada masyarakat luas. Kehadiran peserta dari luar daerah turut memperluas jaringan pemasaran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selama tujuh hari pelaksanaan, total transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp1,51 miliar. Angka itu diperkirakan masih akan bertambah setelah seluruh data penjualan pada malam terakhir dihimpun panitia.
Selain mendorong aktivitas perdagangan, pemerintah daerah juga menghadirkan Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Hakadohop bekerja sama dengan Perum Bulog. Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau sehingga stabilitas harga tetap terjaga.
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kegiatan Huma Betang Night. Beragam pertunjukan seni budaya dari paguyuban Dayak, Jawa, Batak, Banjar, Bali, dan komunitas lainnya turut memeriahkan acara, mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Bupati berharap Handep Hapakat Fair terus menjadi agenda strategis yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, memperluas peluang usaha bagi UMKM, sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal sebagai identitas Kabupaten Pulang Pisau.(Fjr)







