Muba  

13 Finalis Tembus Puncak, Kafilah Muba Tunjukkan Kekuatan di MTQ Sumsel 2026

13 Finalis Tembus Puncak, Kafilah Muba Tunjukkan Kekuatan di MTQ Sumsel 2026
13 Finalis Tembus Puncak, Kafilah Muba Tunjukkan Kekuatan di MTQ Sumsel 2026

Lahat, fajarharapan.id  – Kafilah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mencatatkan pencapaian membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan 2026 yang digelar di Kabupaten Lahat. Hingga memasuki hari kelima perlombaan, sebanyak 13 peserta Muba berhasil memastikan langkah ke babak grand final.

Hasil tersebut menjadi indikator kuat bahwa Muba kembali tampil sebagai salah satu daerah dengan performa terbaik dalam perhelatan keagamaan tahunan tingkat provinsi itu. Dari total 53 peserta yang dikirimkan, hampir seperempat berhasil lolos ke babak penentuan.

Para finalis Muba berhasil mengisi sejumlah cabang utama yang menjadi perhatian dalam kompetisi. Mulai dari cabang tilawah kategori anak-anak, remaja, hingga tuna netra, kemudian tahfidz Al-Qur’an dari 1 juz, 5 juz, sampai 30 juz, serta cabang tafsir bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Tak hanya itu, kafilah Muba juga memperlihatkan kualitas di cabang seni Al-Qur’an melalui kategori kaligrafi kontemporer dan kaligrafi digital yang sukses menembus babak final.

Bupati Muba HM Toha Tohet SH menyampaikan rasa bangga atas perjuangan seluruh peserta yang telah berkompetisi dengan penuh semangat dan dedikasi. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil nyata dari pembinaan yang dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.

Ia menegaskan, keberhasilan para peserta bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Musi Banyuasin yang terus memberikan dukungan dan doa.

“Lolosnya 13 peserta ke grand final adalah hasil dari kerja keras, disiplin latihan, dan dukungan semua pihak. Kami berharap para finalis bisa memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi gemilang untuk Muba,” ujar Toha.

Pemerintah Kabupaten Muba, lanjutnya, akan terus memperkuat pembinaan generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Kafilah Muba sekaligus Kabag Kesra Setda Muba, H Opi Palopi MA, mengatakan persaingan di MTQ Sumsel tahun ini berlangsung sangat kompetitif karena diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan dengan peserta terbaik masing-masing.

Meski demikian, ia optimistis peluang Muba untuk meraih hasil maksimal tetap terbuka lebar. Menurutnya, pengalaman, kualitas pembinaan, dan kesiapan peserta menjadi modal utama untuk bersaing di partai final.

“Muba datang bukan sekadar berpartisipasi, tetapi membawa target prestasi. Kami yakin dengan kemampuan para finalis yang telah melalui proses panjang. Semoga hasil terbaik bisa diraih,” tegas Opi.

Dengan capaian ini, Muba semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan generasi Qurani berprestasi dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.(*)