Pulpis  

Momen Haru di Masjid Agung Ar-Raudhah, Jelamaah Haji Pulang Pisau Tiba dari Tanah Suci

Pulang Pisau, fajarharapan.id – Suasana haru bercampur syukur mewarnai penyambutan kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Pulang Pisau di halaman Masjid Agung Ar-Raudhah, Jumat (12/6/2026).

Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut langsung oleh Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), keluarga jemaah, serta masyarakat yang telah menanti kepulangan mereka dari Tanah Suci.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, Kapolres Pulang Pisau, Perwira Penghubung (Pabung), serta jajaran Kementerian Haji dan Umrah. Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi sehat.

Dalam sambutannya, Ahmad Rifa’i mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jemaah haji asal Kabupaten Pulang Pisau dapat menunaikan rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali ke daerah dengan selamat.

“Alhamdulillah, jemaah haji Kabupaten Pulang Pisau berangkat dengan selamat dan kembali ke daerah juga dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan para jemaah dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci merupakan kebahagiaan bagi pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat Pulang Pisau yang sejak lama menantikan kepulangan mereka.

Bupati juga menyampaikan doa agar seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan selama menunaikan rukun Islam kelima diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi kehidupan para jemaah ke depan.

“Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jemaah memperoleh predikat haji mabrur,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi bekal berharga bagi para jemaah untuk terus menebarkan nilai-nilai keislaman, memperkuat kebersamaan, serta memberikan teladan positif di tengah masyarakat setelah kembali ke kampung halaman.

Penyambutan tersebut berlangsung penuh kehangatan, ditandai dengan pertemuan haru antara para jemaah dan keluarga yang telah menunggu sejak pagi di lokasi kedatangan. Momen itu menjadi penutup perjalanan ibadah yang panjang sekaligus awal bagi para jemaah untuk kembali mengabdikan diri di tengah masyarakat dengan semangat dan pengalaman spiritual yang baru.(FJR)