Solok Selatan, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan akan merelokasi aktivitas Pasar Pekan Selasa ke lokasi baru di Nagari Pauh Duo Nan Batigo, Kecamatan Pauh Duo, mulai Selasa (28/4/2026) mendatang.
Relokasi dilakukan menyusul kondisi pasar lama di Nagari Alam Pauh Duo yang dinilai sudah tidak memadai untuk menampung aktivitas perdagangan yang terus meningkat.
Keterbatasan lahan di lokasi lama menyebabkan aktivitas jual beli meluas hingga ke bahu jalan bahkan jembatan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan menurunkan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan melalui Kepala Bidang Perdagangan, Netty Lissandri, mengatakan pemindahan ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan pasar yang lebih tertata.
“Relokasi ini bertujuan menghadirkan pasar yang aman, nyaman, dan tertib bagi pedagang serta masyarakat,” ujar Netty, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan pasar baru sebenarnya telah dimulai sejak 2008 oleh Dinas Pekerjaan Umum dengan dua unit los, kemudian dilanjutkan pada 2018 melalui Dana Alokasi Khusus dengan penambahan empat los.
Menurutnya, rencana relokasi pasar sudah digagas sejak 2022 dan kembali dipercepat pada awal 2026, termasuk melalui serangkaian sosialisasi kepada para pedagang.
Penentuan lokasi berjualan atau lotting telah dilakukan pada 21 April 2026, dengan hasil sebanyak 226 pedagang siap menempati tempat baru sesuai jenis dagangan masing-masing.
Penataan pedagang dibagi berdasarkan komoditas seperti los khusus ayam dan ikan, sayuran, kuliner, hingga pakaian, guna memudahkan pengunjung dalam berbelanja.
Proses relokasi ini dikoordinasikan oleh Camat Pauh Duo karena melibatkan dua nagari, yakni Nagari Alam Pauh Duo sebagai lokasi lama dan Nagari Pauh Duo Nan Batigo sebagai lokasi baru.
Selain itu, akses menuju pasar baru dinilai lebih memadai karena terhubung dengan jalan lingkar Durian Capang Tigo hingga Taratak Bukareh.
Pemerintah daerah juga tengah melengkapi fasilitas pendukung seperti jaringan air PDAM dan penerangan jalan guna menunjang operasional pasar.
Dari total 31 pasar yang ada di Kabupaten Solok Selatan, hanya dua pasar yang dikelola pemerintah kabupaten, sementara sisanya dikelola oleh pemerintah nagari, termasuk Pasar Pekan Selasa.(Sdw)






