Pariaman Dorong Modernisasi Pertanian Lewat Enam Program Prioritas

Wako Yota Balad disaksikan Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menyerahkan enam proposal
Wako Yota Balad disaksikan Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menyerahkan enam proposal

PariamanWali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy serta unsur Forkopimda dan sejumlah kepala daerah menyambut kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di VVIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa (14/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yota Balad yang didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman, Marlina Sepa, menyerahkan enam proposal usulan terkait pengembangan sektor pertanian dan peternakan kepada Menteri Pertanian.

Yota Balad menyampaikan bahwa enam usulan program prioritas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, mutu, serta nilai tambah hasil pertanian dan peternakan di Kota Pariaman.

Adapun usulan yang diajukan meliputi pengadaan drone sprayer untuk penyemprotan pestisida tanaman padi yang dinilai lebih efektif, cepat, dan merata dibanding metode manual karena mampu menjangkau lahan luas dalam waktu singkat. Selanjutnya, perbaikan sejumlah jaringan irigasi yang rusak akibat banjir pada tahun sebelumnya.

Selain itu, Pemko Pariaman juga mengusulkan pengadaan sekitar 200 unit hand sprayer atau alat semprot portabel, serta bantuan benih padi untuk lahan seluas 1.600 hektare. Usulan lainnya yakni pengadaan 20 ribu ekor ayam petelur dan pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) guna menjamin ketersediaan daging yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Menurut Yota Balad, dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, sangat penting karena sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Kota Pariaman.

Ia juga menyampaikan bahwa Menteri Pertanian menyambut positif berbagai usulan tersebut, terutama karena disertai data yang lengkap dan akurat untuk mendukung percepatan pembangunan sektor pertanian dan peternakan di daerah.

“Pak Menteri merespons dengan baik dan kami telah menyampaikan data yang jelas sebagai dasar penguatan program ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemko Pariaman juga berencana mengajukan dua usulan tambahan, yaitu pengadaan mesin pompa air berkapasitas besar serta program peremajaan tanaman kelapa seluas sekitar 100 hektare.

“Kami berharap seluruh usulan ini dapat direalisasikan agar dapat memperkuat ketahanan pangan di Kota Pariaman,” tutupnya.(des*)