Fajarharapan.id – Sebanyak empat nama pelatih lokal disebut masuk radar untuk mengisi posisi asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa pelatih kepala anyar skuad Garuda tersebut hanya akan membawa dua tenaga kepelatihan asing.
“Terkait asisten pelatih, sesuai dengan yang disampaikan, kemungkinan pelatih asing yang dibawa hanya dua orang,” ujar Sumardji.
Meski demikian, ia menegaskan jumlah tersebut masih bersifat fleksibel dan dapat berubah sesuai kebutuhan tim. “Masih melihat kondisi ke depan, bisa saja dua, atau mungkin bertambah, itu belum final,” tambahnya.
Dengan terbatasnya jumlah asisten dari luar negeri, John Herdman dipastikan akan banyak melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Namun, Sumardji menegaskan bahwa Nova Arianto tidak termasuk dalam opsi tersebut karena telah ditugaskan secara khusus menangani Timnas Indonesia U-20.
“Nova sudah diproyeksikan fokus penuh di Timnas U-20. Tanggung jawabnya besar dan agenda U-20 ke depan juga padat, jadi tidak memungkinkan untuk merangkap,” jelas Sumardji.
Berdasarkan informasi yang beredar, PSSI telah menyerahkan empat nama pelatih lokal kepada John Herdman. Keempat kandidat tersebut rencananya akan mengikuti proses wawancara langsung sebelum diputuskan siapa yang akan mendampingi Herdman di bangku pelatih Timnas Indonesia.
Berikut empat nama pelatih lokal yang masuk kandidat asisten pelatih Timnas Indonesia:
1. Ricardo Salampessy
Mantan pemain Timnas Indonesia ini saat ini berperan sebagai asisten pelatih Malut United. Kehadirannya di staf kepelatihan dinilai membawa dampak positif, dengan performa Malut United yang menanjak. Dalam enam pertandingan terakhir, tim berjuluk Laskar Kie Raha itu mencatatkan empat kemenangan dan dua hasil imbang. Sebelumnya, Ricardo juga sempat menjabat sebagai pelatih kepala Persipura Jayapura pada periode 2023 hingga 2025.
2. Kurniawan Dwi Yulianto
Pelatih berusia 49 tahun ini memiliki rekam jejak panjang bersama tim nasional kelompok usia. Ia beberapa kali dipercaya menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, termasuk pada SEA Games 2019, 2023, dan 2025. Prestasi terbaiknya datang pada SEA Games 2023 saat membantu Indonesia meraih medali emas usai menundukkan Thailand di partai final. Selain itu, Kurniawan pernah menjadi pelatih kepala Sabah FC di Liga Super Malaysia, Direktur Teknik PSPS Pekanbaru, serta asisten pelatih klub Italia, Como 1907.
3. Zulkifli Syukur
Zulkifli Syukur juga memiliki pengalaman di level tim nasional usia muda. Ia tergabung sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2025, meski saat itu tim harus tersingkir di fase grup. Sebelumnya, Zulkifli pernah menukangi Persela Lamongan sebagai pelatih kepala. Di usia 41 tahun, ia dinilai masih memiliki potensi besar untuk berkembang di level kepelatihan nasional.
4. Ahmad Amiruddin
Nama terakhir adalah Ahmad Amiruddin yang kini menjadi asisten pelatih di PSM Makassar. Ia sempat dipercaya sebagai pelatih interim setelah Bernardo Tavares mundur dari kursi pelatih kepala. Namun, selama masa tersebut, PSM Makassar belum meraih hasil maksimal dengan catatan dua kali imbang dan satu kekalahan dari tiga laga.
Kini, publik sepak bola nasional menantikan keputusan John Herdman terkait siapa pelatih lokal yang akan dipilih untuk mendampinginya dalam membangun Timnas Indonesia ke depan.(BY)






