IHSG Dibuka Melemah, Mayoritas Sektor Tertekan

IHSG Dibuka Melemah.
IHSG Dibuka Melemah.

JakartaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa (30/12/2025) dengan pelemahan tipis sebesar 0,19 persen ke posisi 8.627.

Memasuki menit pertama perdagangan, penurunan IHSG semakin dalam hingga 0,52 persen ke level 8.599. Pada saat itu, tercatat 261 saham bergerak naik, 198 saham turun, sementara 499 saham lainnya belum mengalami perubahan. Nilai transaksi awal mencapai sekitar Rp1,2 triliun dengan volume perdagangan 1,8 miliar saham.

Sejumlah indeks utama juga ikut terkoreksi. LQ45 turun 0,79 persen ke 845,30. Indeks JII melemah 0,65 persen ke 578,42. MNC36 turun 0,89 persen ke 343,05, dan IDX30 terkoreksi 0,81 persen menjadi 435,85.

Dari sisi sektoral, beberapa sektor masih bertahan di zona hijau seperti konsumer non-siklikal, infrastruktur, properti, dan teknologi. Sebaliknya, sektor energi, konsumer siklikal, keuangan, bahan baku, transportasi, industri, serta kesehatan harus rela bergerak di area negatif.

Untuk jajaran saham dengan kenaikan tertinggi, PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIFE) memimpin dengan lonjakan 34,21 persen ke Rp153. Disusul PT Danareksa Investment Management Tbk (XDIF) yang naik 17,55 persen ke Rp489, serta PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) yang menguat 16,58 persen ke Rp232.

Sementara itu, kelompok saham yang mencatatkan penurunan terdalam diisi oleh PT Indo Premier Investment Management Tbk (XIPB) yang jatuh 14,51 persen ke Rp165. Kemudian PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) melemah 8,70 persen ke Rp525, dan PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) terkoreksi 8,15 persen ke Rp248.(BY)