Beredar Video Sumur Minyak Illegal Driling di Desa Sako Suban Terbakar

.

Muba, fajarharapan.id – Beredar video diduga sumur eleggal driling terbakar. Kepulan asap dan api menjulang ke udara, dibarangi korban api. Video itu dari mulai terbakar sampai, Jumat (24/3/2023) viral.

Kejadian tersebut diduga dari aktivitas pengeboran elegal driling yang berlokasi di Desa Pangkalan Berlian, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Dari hasil rekaman vidio yang berdurasi 2 menit 32 detik dan adanya suara pembicaraan di lokasi api  membakar  sumur penambang minyak ilegal drilling di wilayah Batang Hari Leko tepatnya di Desa Sako Suban (BHL).

Kebakaran itu, mengeluarkan kepulan asap hitam tebal membubung tinggi hingga membuat kepanikan para penambang minyak di sekitaran lokasi penambangan.

Atas peristiwa kebakaran sumur minyak Ilegal driling tersebut  sejauh ini belum diketahui adanya korban jiwa, namun diduga ada yang mengalami luka bakar.

Tidak Ditemukan Kebakaran

Sementara itu, Polsek Batanghari Leko (BHL) yang langsung turun kelokasi untuk memeriksa lokasi tidak menemukan bekas kebakaran yang dimaksud.

Hasil pemeriksaan petugas tidak menemukan adanya kebakaran sumur minyak ilegal ataupun sisa kebakaran lainnya, bahkan masyarakat setempat pun menjelaskan bahwa pada hari Selasa tanggal 21 Maret 2023 tidak ada tanda-tanda kebakaran didesa Sako Suban. 

Dikutip jurnalsumatra.com, Kapolres Muba AKBP Siswandi S.Ik.,SH.,MH., melalui Kapolsek Batanghari Leko Iptu Moga Gumilang S.Tr.K menjelaskan, tidak lama setelah mendapatkan informasi yang beredar di media online adanya dugaan  kebakaran sumur minyak ilegal di desa Sako Suban, ia  langsung memerintahkan anggota untuk memeriksa langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan kebakaran atau bekas kebakaran sumur minyak ilegal, hal tersebut juga dikuatkan oleh pernyataan warga setempat bahkan menurut warga waktu kejadian sebagaimana yang disebutkan pada berita online tersebut cuaca dalam keadaan hujan,” Ungkapnya.

Setelah diteliti isi dari pada berita online dimaksud semua serba dugaan, termasuk terjadinya kebakaran juga dugaan, untuk itu kami berupaya memastikan kebenaran dari dugaan tersebut. 

“Selain melakukan pemeriksaan dilokasi yang diduga ada kebakaran sumur, anggota juga kami perintahkan sekalian melakukan pemeriksaan kembali di lokasi yang rawan Ilegal Drilling  dan juga melakukan himbauan akan larangan melakukan kegiatan  ilegal Drilling,” ujarnya. (rsd)