Kota Pariaman – Pantai Sunur, Pariaman Selatan, mendadak bergemuruh. Ratusan motor King dari berbagai penjuru Sumatera memadati kawasan pantai dalam perayaan Anniversary ke-4 King Independen Pariaman dan Sekitarnya (KIPS), Minggu (16/11/2025). Suara knalpot, atribut komunitas, hingga semangat solidaritas komunitas meledak menjadi satu.
Wali Kota Pariaman Yota Balad hadir langsung dan memberikan apresiasi penuh kepada KIPS yang dianggap berhasil mengangkat nama Pariaman melalui hobi otomotif.
“Ulang tahun keempat KIPS bukan sekadar perayaan. Ini promosi wisata Pariaman dalam skala besar, dan sangat sejalan dengan visi kota sebagai destinasi unggulan,” tegas Yota disambut sorak para rider.
Menurutnya, kehadiran ratusan rider King dari berbagai daerah. Yakni Sumbar, Riau, Jambi, Medan, sampai Bengkulu adalah bentuk nyata bahwa Pariaman semakin dilirik komunitas lintas regional.
Arus kedatangan ini, kata Yota, berimbas langsung pada sektor kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal.
“Selamat datang para rider. Nikmati pantai, suasana yang rindang, dan kuliner khas Pariaman. Semoga berkesan dan kembali lagi,” ujarnya.
Yota Balad menegaskan bahwa Pemko Pariaman akan selalu memfasilitasi kegiatan komunitas yang membawa dampak positif bagi sosial dan ekonomi masyarakat. Bukan sekadar kumpul gaya-gayaan, tapi kegiatan yang memberi manfaat nyata.
“Komunitas harus jadi motor perubahan. Bukan hanya nongkrong, tapi menghadirkan kegiatan yang berdampak,” tegas lulusan STPDN itu.
Bahkan, Yota menyatakan dirinya siap menjadi penasehat bagi komunitas apa pun yang ingin membangun kegiatan positif di Pariaman. Ia berharap kota ini terus menjadi rumah bagi berbagai komunitas nasional dalam menggelar event mereka.
Acara turut dihadiri Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, jajaran OPD, Ketua KIPS Bg Sap, serta ratusan rider King dari seluruh Sumatera. Menjadikan Pantai Sunur malam itu sebagai pusat getaran otomotif terbesar di Pariaman tahun ini.(r-mak)






