Wako Yota Balad Apresiasi 994 Kader KB Tekankan Perang Lawan Stunting di Kota Pariaman

Kota Pariaman – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan program Keluarga Berencana (KB) dan pencegahan stunting.

Didampingi Ketua TP PKK Ny. Yosneli Balad dan Pimpinan Bank Nagari Cabang Pariaman, Budi R Setiawan, Yota secara simbolis menyerahkan jasa transportasi kepada 994 kader KB se-Kota Pariaman untuk tahun 2025, bertempat di Aula Balaikota, Kamis (7/8/2025).

Dalam sambutannya, Yota Balad mengapresiasi peran vital kader KB sebagai garda terdepan edukasi keluarga sehat dan berkualitas di masyarakat.

“Kader KB adalah ujung tombak. Kinerja mereka berdampak langsung terhadap suksesnya program KB, pengendalian angka kelahiran, hingga pencegahan stunting di Kota Pariaman,” tegas Yota.

Ia menyebut bahwa jasa transportasi ini bentuk dukungan moril dan operasional dari pemerintah.

“Nilainya memang tidak besar, tapi kami berharap ini bisa memotivasi para kader untuk terus semangat menjalankan tugas,” kata Wako Yota Balad.

Yota juga menekankan bahwa kader harus terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan alat kontrasepsi, pendewasaan usia perkawinan, serta pola hidup sehat sebagai upaya memutus rantai stunting.

“Kami harap seluruh kader terus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Mari kita sukseskan Pariaman bebas stunting demi masa depan generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

Penyerahan insentif ini merupakan bagian dari program tahunan yang disalurkan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariaman. Jasa transportasi yang diberikan kali ini mencakup periode Januari hingga Juni 2025, dan akan berlanjut hingga Desember 2025.

Adapun jumlah kader yang menerima insentif transportasi mencapai 994 kader yang selama ini aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan keluarga di seluruh kelurahan dan desa.

Mereka itu adalah Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) 17 orang, Sub PPKBD 163 orang, Bina Keluarga Balita (BKB) 293 orang, Bina Keluarga Remaja (BKR).190 orang, Bina Keluarga Lansia (BKL) 226 orang, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) 51 orang.(r-mak).