Padang Pariaman – Setelah mengikuti Zoom Meeting nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto dalam peluncuran 80.081 Koperasi Merah Putih, Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, John Kenedy Azis langsung bergerak cepat.
Tak menunggu lama, ia mengumpulkan seluruh jajaran Pemkab dan Wali Nagari se-kabupaten di Aula Bapelitbangda, pada Senin (21/7/2025), untuk menyampaikan “instruksi tempur” menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
“Kita tidak bisa jadi penonton! Koperasi Merah Putih ini harus hidup, bergerak, dan jadi senjata rakyat bangkit secara ekonomi!” tegas Bupati lantang.
Sejak Inpres diterbitkan 27 Maret 2025, Pemkab Padang Pariaman langsung tancap gas. Sosialisasi massif dimulai 15 April, menyasar seluruh camat, perangkat daerah, dan tokoh masyarakat.
Tak sekadar wacana, berbagai kebijakan langsung digulirkan yakni Surat Bupati soal percepatan koperasi, Daftar notaris resmi pembuat akta koperasi, Layanan konsultasi dan monitoring koperasi dibuka lebar.
Hasilnya, 103 nagari bergerak cepat membentuk Koperasi Merah Putih, dan semua sudah berakta notaris per Juni 2025. Karena, koperasi bukan gimmick tapi senjata ekonomi rakyat.
Lantas, Pemkab Padang Pariaman tak hanya mendorong berdirinya koperasi, tapi juga membekalinya dengan amunisi kuat dengan Penerbitan NPWP & NIB koperasi, Pendampingan kelembagaan dan bisnis koperasi, Edukasi manajemen koperasi sehat & transparan, Promosi produk lewat bazar dan kanal digital
“Tak ada koperasi yang dibiarkan jalan sendiri. Pemkab kawal dari awal hingga kuat berdiri. Ini perjuangan ekonomi rakyat!” ujar Bupati.
Kemudian ada 8 Gebrakan Strategis Bupati yang dilakukan yakni pendampingan aktif dari perangkat daerah dan dinas teknis, Integrasi koperasi ke RPJMNagari dan Dana Desa, Pelatihan laporan keuangan, RAT, dan manajemen,.Akses ke pembiayaan besar: LPDB-KUMKM, KUR, CSR, Produk koperasi wajib masuk belanja pemerintah, Pameran dan promosi digital produk koperasi, Evaluasi koperasi rutin tiap semester, dan Digitalisasi koperasi: dari administrasi hingga marketing.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih bukan hanya lembaga usaha, tapi senjata perjuangan menuju kemandirian ekonomi rakyat.
“Kita bangun ekonomi gotong royong yang kuat, adil, dan berpihak pada rakyat. Ini bukan janji, ini aksi!” tutupnya penuh semangat.(r-bay).






