Pessel – Meski masih dalam tahap pengerjaan, jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Solok dengan Kabupaten Pesisir Selatan mulai banyak dilintasi oleh para pengguna jalan.
Salah satu pengendara, Mardinata (39), mengaku memilih jalur ini karena lebih efisien dari segi waktu dan penggunaan bahan bakar.
“Lewat jalan ini jelas lebih hemat. Perjalanan jadi lebih singkat, tenaga tidak terkuras, dan konsumsi BBM juga jauh berkurang,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Keunggulan tersebut membuat jalan alternatif ini menjadi pilihan utama, khususnya bagi pengendara roda dua yang datang dari arah Solok maupun Pesisir Selatan.
“Kalau lewat Padang, perjalanan bisa memakan waktu hingga lima jam. Tapi melalui jalur ini, cukup satu setengah jam saja sudah sampai,” jelasnya.
Diketahui, panjang total ruas jalan alternatif ini mencapai sekitar 44 kilometer. Progres pengerjaan saat ini menyisakan sekitar enam kilometer sebelum jalur tersebut dapat dibuka sepenuhnya untuk umum.
Meski akses sudah bisa dilalui, Mardinata berharap penyelesaian pembangunan jalan bisa segera dirampungkan agar perjalanan semakin nyaman dan aman.
“Selama melintasi jalur ini memang tidak ada hambatan besar, tapi kita harus ekstra hati-hati. Beberapa bagian jalan masih cukup ekstrem, dengan tanjakan curam dan tikungan tajam,” ungkapnya.
Sebelumnya, jalur ini sempat ditutup total akibat kerusakan berat yang disebabkan oleh longsor dan intensitas hujan tinggi. Namun, setelah dilakukan penanganan darurat, akses kini mulai dibuka kembali dan dimanfaatkan masyarakat.(des*)






