Jasa Raharja Sumbar Tanam Kelapa Hibrida di Lanud Sutan Sjahrir, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Padang, fajarharapan.id — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat menunjukkan komitmen nyatanya terhadap pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan nasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Jasa Raharja berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon kelapa hibrida yang digelar di Lanud Sutan Sjahrir, Padang.

Aksi tersebut menjadi bagian dari sinergi bersama BUMN, BUMD, dan instansi vertikal lainnya dalam mendukung program pemerintah. Penanaman pohon tidak hanya sebagai simbol kepedulian, tetapi menjadi langkah strategis mendukung keberlanjutan lingkungan hidup sekaligus membuka peluang ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, turut hadir dalam kegiatan itu dan secara langsung menyerahkan bantuan bibit kelapa hibrida kepada pengelola Lanud. Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk kepedulian Jasa Raharja terhadap isu lingkungan dan penguatan ekonomi lokal.

“Kami tidak hanya fokus pada perlindungan korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat. Ini bagian dari tugas sosial kami sebagai BUMN,” ujar Teguh.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, serta jajaran pimpinan BUMN dan BUMD lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Sumbar.

Teguh menegaskan bahwa program TJSL tidak hanya berhenti di kegiatan seremonial. Jasa Raharja, katanya, akan terus memperluas kemitraan dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, TNI, Polri, dan komunitas lokal dalam menjalankan kegiatan sosial dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya saat terjadi musibah. Melalui TJSL, kami ingin terus berkontribusi secara aktif dalam membangun daerah,” jelasnya.

Penanaman pohon kelapa hibrida dipilih bukan tanpa alasan. Selain berperan dalam penghijauan, kelapa hibrida memiliki nilai ekonomi tinggi dan bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat jika dikelola dengan baik. Hal ini sejalan dengan tujuan program ketahanan pangan nasional yang tengah digalakkan pemerintah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat sekitar Lanud Sutan Sjahrir juga ikut menjaga dan memelihara pohon yang ditanam agar hasilnya bisa dinikmati dalam jangka panjang. Kegiatan semacam ini pun diharapkan bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain di Sumatera Barat.

Aksi penanaman ini juga menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap perubahan iklim dan ancaman kerusakan lingkungan. Dengan penghijauan dan penanaman pohon bernilai ekonomi, pembangunan berkelanjutan bukan hanya konsep, tetapi aksi nyata.

Jasa Raharja berharap kegiatan ini menjadi awal dari lebih banyak program sosial lingkungan yang bisa digelar ke depan. Kolaborasi aktif antar lembaga diharapkan mampu memperkuat ikatan sosial, membangun kepercayaan publik, dan mempercepat terwujudnya Sumatera Barat yang hijau, sehat, dan mandiri secara pangan.(*)