Kota Pariaman – Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Yota Balad menghadiri acara Kajian Kisah Inspiratif yang menghadirkan artis legendaris Indonesia, Hj. Bunda Dewi Yull, di Aula Balaikota Pariaman, pada Jumat (16/5/2025).
Acara ini mengangkat tema “Kepedulian terhadap Disabilitas dan Penggalangan Dana untuk Pesantren Tunanetra Indonesia serta Bantuan Kemanusiaan bagi Palestina.”
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Mulyadi, Ketua TP-PKK Ny.Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, para pejabat Pemko, ASN, serta para guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Pariaman.
Kegiatan ini digagas oleh Yayasan IKPAH Indonesia, sebuah lembaga sosial-keagamaan yang telah berdiri sejak 2004. Yayasan ini berkomitmen memberantas buta aksara Al-Qur’an dan memberdayakan para pengajar Al-Qur’an.
Wako Yota Balad mengapresiasi kehadiran Dewi Yull, yang dikenal tidak hanya sebagai seniman sejak 1980-an, tetapi juga sebagai ibu dari dua anak penyandang disabilitas.
Ia menyebut kehadiran Dewi sebagai “berkah dan teladan keteguhan hati dalam menerima takdir.”
“Kisah Bunda Dewi sangat menyentuh. Bukan sekadar perjuangan, tapi juga pelajaran syukur dan keikhlasan. Ini sejalan dengan visi Kota Pariaman RISALAH, untuk membentuk masyarakat yang beriman dan berakhlak,” ujar Yota Balad.
Dalam testimoninya, Dewi Yull menegaskan bahwa anak-anak disabilitas adalah titipan Ilahi yang harus dirawat dengan cinta dan perhatian.
“Apa yang Allah titipkan pasti ada hikmahnya. Jangan sia-siakan. Dengan kasih sayang dan dukungan, anak disabilitas bisa tumbuh mandiri dan bahagia,” pesannya penuh haru.
Acara ini ditutup dengan refleksi spiritual yang mendalam. Dewi mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur dan menerima takdir dengan lapang hati.
“Tak ada keikhlasan yang sempurna, tapi saya percaya takdir Allah selalu yang terbaik,” pungkasnya.(r-mak).






