Singkil, fajarharapan.id – Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman, sepulang dari retret di Magelang, mengungkapkan memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga.
“Selama retret, ia mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga, termasuk bertemu dengan beberapa tokoh penting, seperti Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo,” ujar Hamzah saat ditemui wartawan dan dan pengurus SWI Aceh Singkil di Pendopo, Pulo Sarok kemarin.
Selain itu, kata Hamzah, ia juga bertemu dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Salah satu pengalaman yang sangat berharga adalah bahwa jika ada kekurangan di kabupaten atau kota, kita harus proaktif. Kita bisa langsung menemui menteri terkait di Jakarta, misalnya untuk masalah pembangunan, kita bisa temui Menteri PUPR.
Ternyata, tambahnya, tidak sesulit yang dibayangkan, selama usulan kita demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hamzah, yakin.
Mantan Ketu Pengadilan Tipikor Banda Aceh itu juga menjelaskan bahwa selama retret, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama antara pemimpin dari berbagai tingkatan, mulai dari desa, kabupaten, provinsi hingga presiden. Semua pihak harus bekerja sama dalam satu arah pembangunan yang saling melengkapi dan berkoordinasi.
“Kesimpulannya, retret ini membuka jalan untuk dukungan antara pemerintah daerah, bupati, gubernur, hingga presiden melalui koordinasi dengan para menteri Kabinet Merah Putih,” jelas Hamzah.
Hamzah juga menegaskan bahwa semua ilmu dan arahan yang didapat selama retret akan diterapkan di Kabupaten Aceh Singkil. Menurutnya, masyarakat Aceh Singkil sangat membutuhkan upaya lobi ke pemerintah pusat demi kesejahteraan mereka.
“Alhamdulillah, semua arahan dari para menteri akan kita tindak lanjuti demi kepentingan masyarakat Aceh Singkil,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Wakil Bupati juga mengajak media untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi mengenai kekurangan dan permasalahan di Aceh Singkil, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Ia juga berjanji akan turun langsung meninjau kondisi lapangan dan menindak tegas para pejabat yang tidak bekerja sesuai amanah.
“Kita tidak akan maju jika pemangku jabatan hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli terhadap pembangunan daerahnya,” tegas Hamzah.| K4






