Jambi  

Antonius Despinola Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dengan Predikat Cumlaude dari Universitas Jambi

Jambi, FajarHarapan.id – Antonius Despinola, Kasubdit Lapdumas Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, telah resmi meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude dari Universitas Jambi pada Rabu, 26 Februari 2025.

Dalam disertasinya yang berjudul “Pengaturan Unsur Merugikan Perekonomian Negara Dalam Tindak Pidana Korupsi di Indonesia dalam Perspektif Kepastian Hukum”,

Antonius menekankan pentingnya pengaturan konsep perekonomian negara dalam undang-undang yang akan datang.

Hal ini didasarkan pada kekosongan hukum terkait definisi perekonomian negara, yang sering menimbulkan berbagai penafsiran dalam penerapannya.

Antonius berpendapat bahwa kerugian perekonomian negara memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat dibandingkan dengan kerugian keuangan negara, sehingga diperlukan perumusan norma yang jelas mengenai perekonomian negara.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh tim penguji yang terdiri dari Prof. Usman, S.H., M.H., Prof. Helmi, S.H., M.H., Prof. Sukamto Satoto, S.H., M.H., Dr. Sahuri, M.Hum, Dr. Eli Sudarti, S.H., M.Hum, dan Dr. Dwi Surya Hartati, S.H., M.Kn., serta dihadiri oleh penguji eksternal dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof. Topo Santoso, S.H., M.H.

Antonius berhasil mempertahankan disertasinya dengan memperoleh nilai 86 dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat cumlaude.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah undangan, termasuk Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., dan Sekretaris DPRD Kota Sungai Penuh, Heri Apriwanto.

Walikota Sungai Penuh, Alfin, yang merupakan saudara Antonius, sedang mengikuti retret di Akmil Magelang turut menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah… Selamat untuk Adinda Antonius Despinola yang meraih gelar Doktor dengan cumlaude. Semoga semakin sukses,” ujar Alfin bangga.

Ia mengaku kagum atas pencapaian Antonius di tengah kesibukannya. “Anton adalah sosok disiplin, cerdas, dan pekerja keras. Keberhasilannya menginspirasi anak muda untuk terus menuntut ilmu,” tambahnya.

Praktisi hukum Adithiya Diar menilai penelitian Antonius sangat bermanfaat, terutama dalam membedakan keuangan negara dan perekonomian negara. “Selama ini kita sering menyamakan keduanya, padahal berbeda,” katanya.

Kasi Pidsus Kejari Jambi, Sumarsono, S.H., M.H., menilai konsep Antonius sejalan dengan penegakan hukum ke depan. “Korupsi harus dipandang lebih luas, bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga perekonomian negara,” ujarnya. (al)