ACEH SINGKIL – Ketua Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI),Yudi Sagala menyesalkan Panwaslih Aceh Singkil, memilah milih rekan media menjadi peserta sosialisasi peran media cetak dalam rangka penguatan pemberitaan pada pengawasan Pilkada 2024.
“Sosialisasi dimaksud dilaksanakan,Rabu, 20 November 2024, di aula Desa Gosong Telaga Selatan, Kecamatan Singkil Utara,” kata Yudi kepada AJNN Kamis, 21 November 2024.
Menurut Yudi, pilah – pilih peserta sosialisasi, khususnya dari rekan jurnalistik yang ada di lingkup tugas kabupaten Aceh Singkil, bisa terindikasi mengkotak-kotakkan.
“Ini kurang fair, meskipun dengan dalih anggaran, mestinya semua peserta diundang merata walau dengan butget anggaran yang ada, mengapa hanya 10 jurnalis saja yang dilibatkan, “ katanya kecewa.
“Kita tidak tau besar anggaran sosialisasi itu, inikan masih versi mereka bahwa anggaran sosialisasi terbatas, dana jelasnya belum diketahui,“ lanjut Yudi.
Ia juga berharap agar pekerja jurnalis kedepan harus bersatu dan kompak, khususnya di Aceh Singkil,” Kita jurnalis pada prinsipnya siap mensukseskan pilkada yang bermartabat, sepanjang tidak ada di pilah – pilah jelasnya.
Yudi Sagala pun mengapresiasi pelatihan jurnalis pilkada, yang dilaksanakan KIP Aceh Singkil baru – baru ini di Sunset Cafe yang melibatkan semua rekan media dan instansi vertikal.
“Jadi sangat beralasan juga jika banyak rekan media yang komplain saat acara sosialisasi peran media kemarin, karena luput dari undangan dan kesannya pilah memilah terjadi,“tegasnya.
Ia berharap situasi ini tidak terulang kembali dimasa- masa yang akan datang di jajaran Pemkab Aceh Singkil, sebab peran publikasi sangat efektif dalam menyiarkan berita pembangunan daerah harapnya.
Yudi pun meminta agar jajaran Pemkab Aceh Singkil dan SKPK dapat lebih memaksimalkan peran media sebagai corong pembangunan, “ mari saling sinergi dan melibatkan organisasi media secara merata demi menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, “
“Media dilahirkan sebagai corong dalam mengabarkan semua aspek pemerintah dan kemasyarakatan,“ ucap Yudi.






