Solsel  

Sudah Saatnya Presiden Jokowi Meresmikan Kawasan Saribu Rumah Gadang 

Solsel, fajarharapan.id — Sebagai kampung adat terpopuler di Indonesia, bagaimana menjual pariwisata kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) Kabupaten Solok Selatan dengan baik. Karena kawasan SRG sangat banyak rumah gadangnya dan bentuknya beragam terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu.

Revitalisasinya sudah selesai dilakukan pada tahun 2018 lalu, dan sekarang bagaimana kampung adat terpopuler ini di resmikan oleh Presiden Joko Widodo di akhir masa jabatannya.

“Tugas saya bagaimana membranding SRG, karena saya lihat banyaknya rumah gadang yang ‘keren’ perlu dilestarikan. Dan sudah saatnya di resmikan Presiden Jokowi di masa jabatan beliau, sehingga SRG ini lebih terkenal lagi,” kata Arsitektur Nusantara, Yori Antar, Rabu (10/4/2024).

Dengan branding kawasan SRG ini, maka Solsel akan lebih maju disisi pariwisatanya.  Dengan formula ini, setelahnya banyak dibangun pariwisata lainya seperti Labuhan Bajo, dengan berbagai investasi hotel dan pelabuhan, branding beberapa kota lainnya seperti Parapat, Danau Toba dan lainnya yang menjadi kawasan strategis pariwisata nasional.

Kemudian dengan keberadaan kawasan SRG hari ini, Yori mengakui bahwa rumah gadang di SRG sudah sangat baik, dengan menara pandangnya yakni Menara Songket.

“Saya katakan lagi, sudah saatnya diresmikan oleh Presiden. Mudahan saja diakhir masa jabatannya, presiden dapat meresmikan kawasan SRG. Maka perlu perjuangan Bupati Solsel melobi ke pusat,” jelasnya.

Terkait pengembangan wisata, Yori juga mendorong agar wisata di Indonesia berbasis e tourism, pariwisata berbasis geopark yang mengedepankan kearifan budaya lokal.

Yori Antar menyebut Solok Selatan memiliki makna yang sangat penting baginya sebagai seorang arsitek.

“Saya masih ingat bagaimana saya datang pertama kali tahun 2018 silam. Ketika di Solok Selatan, saya mendapat pengalaman bagaimana kami berkomunikasi dengan masyarakat dan pemerintah,” bebernya.

Sementara, Bupati Solok Selatan  Khairunas mengatakan kawasan objek wisata SRG menjadi pintu masuk pariwisata di Solok Selatan.

“Bagaimana mendesain pariwisata terintegrasi di Solok Selatan, objek wisata SRG, Hot Water Noom, Goa Batu Kapal hingga Pendakian Gunung Kerinci,” ungkapnya.

Bupati berharap Presiden bisa datang dan bisa menerima aspirasi masyarakat yang belum mendapatkan revitalisasi tahap kedua di kawasan SRG ini. 

Kedatangan seorang kepala Negara sangat dinanti nanti oleh masyarakat Solok Selatan dan masih banyak yang akan disampaikan kondisi Solok Selatan. 

“Bisa jadi selain akan meresmikan KSRG, Presiden Joko Widodo juga akan mengunjungi proyek besar panas bumi (geotermal) PT Supreme Energy Muara Laboh, di Pekonina,” bebernya.

Presiden Joko Widodo bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida dalam kunjungan kerjanya ke Jepang, Sabtu (16/12/2023) tahun lalu. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi meminta agar sejumlah proyek prioritas dipercepat.

Adapun salah satu proyek yang dimaksud ialah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau geothermal di Muara Laboh, Solok Selatan, Sumatera Barat, tahap ke dua. 

Khairunas pun mengutarakan bahwa Rumah Gadang terbanyak itu di Solok Selatan. Solsel punya sejarah unik, termasuk melestarikan rumah gadang, Alhamdulillah dengan bantuan Bapak Yori Antar.

“Kedatangan Yori Antar kali ini ke Solok Selatan juga bersama para arsitek muda dan penggiat pariwisata Solsel, Yulnofrins Napilus. Mudahan saja dengan bantuan pak Yori Antar, Presiden Jokowi bersedia datang meresmikan SRG ini,” jelasnya. (SDW)