Kotim  

Bahas Isu Keagamaan, Bupati Siapkan Audiensi dengan Pendeta se-Kotim

Sampit, fajarharapan.id – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, rencanakan audiensi dengan perwakilan gereja di seluruh kabupaten untuk membahas isu-isu pembangunan daerah, terutama di bidang keagamaan.

Audiensi ini, yang awalnya dijadwalkan berlangsung di rumah jabatan bupati, harus ditunda karena bertepatan dengan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XVII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Pulang Pisau.

“Kami sudah menjadwalkan audiensi dengan seluruh pendeta se-Kotim, tapi karena saat ini masih Pesparawi, jadi kami tunda dulu,” kata Halikinnor, Selasa (2/7/2024).

Banyak pendeta dari Kotim yang turut serta dalam kegiatan tersebut, sehingga audiensi harus diundur.

Halikinnor menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di masyarakat yang memiliki beragam keyakinan di Kotim. Dia menyoroti perlunya tokoh agama untuk memberikan pemahaman yang baik kepada umat mereka dan bekerja sama dengan pemerintah daerah demi menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Kami merangkul semua tokoh agama, baik itu Islam, Kristen, Katolik, Kaharingan, dan agama lainnya. Karena peran mereka sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di daerah,” ujar Halikinnor.

Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, yang biasanya membawa peningkatan potensi gangguan kamtibmas, Halikinnor berharap para tokoh agama dapat membimbing umat mereka agar tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu perpecahan. Dia juga mendorong tokoh agama untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilih mereka pada 27 November nanti, agar Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung dengan aman, damai, jujur, dan adil.

Ketua Badan Pengurus Gereja atau Sinode Kotim, Diana Setiawan, menyatakan bahwa audiensi dengan bupati adalah permintaan dari perwakilan gereja di Kotim. Pada acara pelepasan kontingen Pesparawi, ia mengusulkan audiensi ini dan mendapatkan tanggapan positif dari bupati.

“Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan langsung kepada bupati. Banyak pendeta yang memberikan mandat kepada saya untuk mengusulkan audiensi ini. Kami berharap audiensi dapat terlaksana setelah Pesparawi selesai,” kata Diana.

Diana juga menambahkan bahwa Sinode Kotim siap bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menjaga kamtibmas dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Bumi Habaring Hurung.(audy)