Kota Pariaman – Di kala setiap bulan suci ramadan, terlihat muncul ratusan pedagang menu pabukoan alias Takjil. Seperti di kawasan seputaran Pasar Rakyat Kota Pariaman, dan Pasar Kurai Taji, Pariaman Selatan. Bahkan, bermuculan pedagang menu di sepanjang ruas tepi jalan utama dalam Kota Pariaman, bagaikan cendawan tumbuh di kala hujan.
Kehadiran para pedagang menjual bermacam Takjil itu, membuat warga Kota menyerbu untuk membeli. Pun, berimbas kepada terjadi kemacetan kendaraan roda empat maupun roda dua yang mau memasuki areal penjualan Pabukoan.
Karena, di perparah lagi memarkirkan kendaraan seenaknya saja oleh pihak pengendara itu sendiri. Kemacetan lalu lintas kendaraan tak bisa di elakan.
Melihat kepada situasi dan kondisi seperti itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pariaman lakukan pengaturan dan penertiban lalu lintas (Lalin) bersama Polres Pariaman ke titik lokasi Pasar Pabukoan.
Kepala Dishub Kota Pariaman Afwandi ketika dihubungi Wartawan media ini di Pariaman, Kamis (28/3/2024) mengatakan, pengaturan dan penertiban Lalin ke Pusat Pabukoan selama ramadan, kita berkoordinasi dengan pihak jajaran Polantas Polres Pariaman.
“Pengaturan dan penertiban Lalin kendaraan ini, agar memperlancar arus Lalin yang melintas menuju lokasi tempat pedagang Pabukoan. Kadang si pengandara seenaknya saja berhenti. Seperti di sepanjang jalan Muhammad Yamin, Kampung Baru berjubel pula pedagang menjual kuliner pabukoan. Di sini kita hanya memberikan saran dan nasehat” tutur Afwandi.
Ia menambahkan, di Pasar Rakyat Kota Pariaman maupun di Pasar Kurai Taji merupakan titik lokasi penjualan menu Pabukoan yang ditentukan Pemko. Namun terkadang terjadi juga penumpukan kendaraan dari para pembeli.
Lalin menuju ke titik lokasi tempat penjualan Takjil Pabukoan, sambung dia, kita urai sebaik mungkin bersama stakeholder dengan menyarankan sebaik mungkin kepada pengendara.
“Sehingga tercipta kenyamanan kepada semua pihak. Pedagang kuliner, pembeli dan pemilik kendaraan juga senang. Sebab, kemacetan bisa terurai dan Lalin pun menjadi lancar” sebut Afwandi.(ssc).






