Siswa SMAN 5 Bengkulu Selatan Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional

Triasa Intan Prahiba
Triasa Intan Prahiba siswa SMAN 5 Bengkulu Selatan harumkan nama Bengkulu Selatan di tingkat nasional setelah meraih prestasi.

Bengkulu Selatan, fajarharapan.id – Sungguh mengharumkan nama sekolah. Mungkin kata ini tidak berlebihan diucapkan kepada Triasa Intan Prahiba siswa SMAN 5 Bengkulu Selatan (BS).

Siswi Kelas X yang akrab disapa Intan ini berhasil meraup 4 mendali emas olimpiade tingkat nasional kurun waktu satu bulan.

Bulan Maret 2023 lalu Intan meraih mendali emas olimpiade jurusan sejarah bertajuk Olimpiade Nasional Sains dan Kedokteran (ONSK).

Kemudian meraih mendali perak olimpiade jurusan kimia Bertajuk National Olimpiad of Outstanding Student.

Lantas medali perak olimpiade jurusan matematika bertajuk ONSK dan terakhir meraih medali perunggu olimpiade jurusan giografi Bertajuk OSNK.

Selasa (2/5) kemarin, piagam dan medali diserahkan ke pihak sekolah dan diterima Kepala SMAN 5 BS Juliandi Saputra., M.Pd.

Siswi yang akrab dipanggil Intan ini menceritakan perjalannya untuk meraih empat medali tersebut.

Diawali dari rasa penasaran terhadap kemampuan akademiknya jika bersaing dengan pelajar di seluruh Indonesia. Intan pun mulai mengumpulkan informasi untuk bisa menjadi peserta Olimpiade.

“Pertama ikut baru bisa memperoleh medali perak, setelah mengevaluasi bersyukur bisa meraih tiga medali lagi diantaranya ada emas,” kata Intan kepada fajarharapan.id, Rabu (3/4/2023)

Buah hati pasangan Mukmin Alwis dan Surima ini menjelaskan persaingan saat mengikuti olimpiade sangat ketat. Bahkan dalam satu olimipade pesertanya mencapai 700 hingga 900 peserta dari seluruh siswa SMA dan SMK se-Indonesia.

“Prestasi ini saya persembahkan untuk orang tua dan sekolah yang turut mensuport dan membimbing saya,” kata Intan.

Kepala SMAN 5 BS Juliandi Sapura., M.Pd., mengaku bangga atas pencapaian siswanya.

Apalagi siswanya itu masih duduk kelas X, artinya masih banyak kesempatan untuk meraih prestasi.

“Saat ini memang kompetisi secara tatap muka atau secara langsung sudah kurang, dengan memanfaatkan kompetisi online bisa menjadi wadah untuk mengukir prestasi sekaligus mengukur pencapaian akademik siswa,” kata Juliandi mengakhiri.(*)