Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan informasi terkait Pendaftaran Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Estimasi penyelesaian proses seleksi dijadwalkan pada Februari hingga Maret 2024.
Berikut rangkuman fakta-fakta terkait Seleksi CPNS 2024 pada Minggu (17/12/2023):
Peningkatan Kuota Fresh Graduate
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menyatakan perlunya peningkatan jumlah lulusan fresh graduate dalam seleksi CPNS 2024. Keputusan ini masih dalam tahap penelitian untuk menentukan jumlah yang dibutuhkan, termasuk untuk dokter, guru, dan talenta digital.
Kebutuhan ASN Mencapai 1,3 Juta
Jumlah kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) diperkirakan mencapai 1,3 juta pada tahun 2024. Instansi pemerintah diharapkan memaksimalkan kebutuhan ini, termasuk kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Optimalisasi Formasi Kebutuhan
Plh Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja, menyampaikan bahwa meskipun formasi kebutuhan dari tahun ke tahun diberikan dengan ruang yang besar, pemenuhan formasi tersebut belum optimal. Banyak keluhan dari fresh graduate yang tidak dapat melamar pekerjaan.
Seleksi Sesuai Kebutuhan Instansi
Transformasi dalam sistem rekrutmen mencakup fleksibilitas waktu seleksi. Pemerintah dapat melakukan seleksi sesuai kebutuhan masing-masing instansi, mempertimbangkan perpindahan, pensiun, atau kebutuhan mendesak lainnya.
Prioritas Talenta Digital
Kebijakan rekrutmen tahun 2024 diarahkan untuk mengurangi dampak transformasi digital pada jabatan. Rekrutmen ASN diutamakan pada talenta-talenta digital, dengan fokus menciptakan nilai tambah ekonomi.
Penambahan Formasi Hakim
Azwar Anas menyatakan kekurangan formasi hakim, karena beberapa waktu terakhir Pemerintah jarang membuka formasi untuk hakim. Oleh karena itu, Kementerian PANRB akan menyediakan formasi untuk calon hakim pada tahun 2024 untuk mengatasi kekurangan tersebut.(BY)






