Agam – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatra Barat mencatat bahwa sebanyak 74 warga di Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, mengungsi akibat dampak banjir bandang susulan yang melanda daerah tersebut pada Jumat (8/12/2023) malam.
Dia menjelaskan bahwa BPBD Agam, bersama pemerintah nagari, telah memberikan selimut dan logistik bagi korban banjir bandang. Saat ini, sebagian warga telah kembali ke rumah mereka untuk membersihkan material yang menimpa rumah mereka.
Adapun yang lainnya masih bertahan di kantor wali nagari tersebut.
Ia menambahkan bahwa material banjir berupa tanah dan batu menimbun sawah warga, seperti milik Mirin (74) dengan siap panen, panjang 50 meter, lebar 10 meter, atau luasan 50 meter.
Material banjir bandang juga mengenai dinding TK Kembang Melati, menyebabkan dinding jebol dan lumpur masuk ke dalam.
Ia mengakui bahwa material longsor juga menimpa rumah warga sehingga rumah-rumah tersebut rusak, seperti milik Suhendri (59), Ismalin (57), dan Mardina (69).
Material banjir bandang juga menimbun lapangan bola voli dan menutupi akses jalan dengan ketinggian mencapai 1-2 meter dan panjang 100 meter, sehingga akses jalan tidak dapat dilewati kendaraan.
“Tim Gabungan Pemkab Agam telah membersihkan material tersebut dan sedang berupaya menyelesaikannya secepat mungkin,” katanya.(des)






