Padang  

Komitmen PLN, Warga Sumbar Tetap Terang di Tengah Kecemasan Erupsi

PLN
PLN

Padang PT PLN (Persero) menegaskan bahwa pasokan listrik di wilayah yang terdampak oleh bencana erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar), berjalan dengan normal tanpa adanya gangguan.

Eric Rossi Priyo Nugroho, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar, menyatakan bahwa kondisi penyulang, pembangkit, SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi), dan Gardu Induk berada dalam keadaan aman.

Ia juga menjamin bahwa tidak akan ada pemadaman listrik sebagai dampak dari gangguan listrik setelah terjadinya erupsi.

Eric menjelaskan bahwa PLN sedang berupaya menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah yang terdampak, demi memastikan bahwa warga tetap mendapatkan listrik di tengah kecemasan akibat erupsi.

“Kondisi pembangkit yang berada dalam radius Gunung Marapi seperti PLTA Maninjau, PLTA Singkarak, dan PLTA Batang Agam terpantau dalam kondisi aman,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Radarsumbar.com pada Selasa (5/12/2023) malam.

Selain itu, pemantauan petugas di lapangan mencatat bahwa kondisi operasional Gardu Induk (GI) Padang Luar, GI Batusangkar, GI Padang Panjang, dan GI Maninjau, yang menyuplai listrik kepada sekitar 182 ribu pelanggan terdampak erupsi, juga terpantau aman.

Eric menambahkan bahwa selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan genset sebagai cadangan untuk kebutuhan publik yang mendesak.

“Petugas dan peralatan di 6 Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang terdampak, seperti genset, juga telah disiagakan untuk memastikan PLN dapat bergerak cepat dalam menjaga dan memulihkan pasokan listrik jika terjadi gangguan akibat erupsi,” tambahnya.(des)