Kisah Tragis, Pengantin Wanita Dibunuh di Hari Pernikahan, Motif Terungkap Setelah 8 Tahun Berlalu

ilustrasi
ilustrasi

fajarharapan.id – Sebuah tragedi mengerikan terungkap, seorang pria tega membunuh istrinya pada malam pernikahan mereka dan berhasil kabur. Kejadian ini terjadi pada tanggal 25 Januari 2001, namun baru terungkap setelah 8 tahun berlalu.

Pasangan muda, dipertemukan melalui perjodohan, di mana Ning, yang berusia 30 tahun dan bekerja di Beijing, dijodohkan dengan Wang, seorang wanita kaya seusianya yang belum menemukan jodoh sesuai dengan tuntutan keluarganya yang tinggi.

Meskipun mereka menikah setelah membangun rumah baru di dekat rumah keluarga Wang, hubungan pasangan ini tidak harmonis. Wang Lan, dalam sebuah permintaan yang mengejutkan, meminta Ning memberinya sejumlah uang agar bersedia berhubungan intim dengannya. Permintaan ini menjadi pemicu tragedi memilukan.

Pada malam tanggal 25 Januari 2001, polisi setempat menerima laporan bahwa pengantin wanita telah dibunuh di rumah baru mereka. Autopsi menyatakan bahwa Wang Lan meninggal karena tercekik dan mati lemas.

Pengantin pria, Ning, segera menjadi buronan polisi, dan 8 tahun berlalu tanpa adanya kabar tentang keberadaannya. Pada tahun 2009, polisi mendapat informasi tentang keberadaan Ning, dan setelah pengejaran panjang, mereka menangkapnya di sebuah pabrik di Jinjiang, Fujian pada bulan Juni 2009.

Ning mengaku bahwa dia membunuh istrinya karena marah atas permintaan yang berlebihan pada malam pernikahan. Wang Lan meminta 40 ribu yuan agar bersedia berhubungan badan dengan suaminya. Merasa terluka karena telah menggunakan seluruh tabungannya untuk membangun rumah, Ning tega mencekik dan membunuh istrinya.

Setelah pembunuhan itu, Ning awalnya berniat bunuh diri, tetapi setelah berbicara dengan ayahnya, dia malah dibantu untuk melarikan diri. Selama 8 tahun, Ning mengganti identitasnya dan memulai kehidupan baru di Fujian, bahkan menikah dan memiliki anak. Namun, keadilan akhirnya terwujud ketika polisi menemukan dan menangkapnya.

Ning akhirnya dihukum karena pembunuhan yang dilakukannya, mengakhiri saga tragis ini.(*)