Padang  

Fadly Amran Raih Penghargaan dari Kemenag Sumbar

Wali Kota Padang Fadly Amran menerima penghargaan
Wali Kota Padang Fadly Amran menerima penghargaan

Padang – Dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang terhadap pendidikan keagamaan kembali mendapat apresiasi. Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Barat atas kontribusi pemerintah daerah dalam menyukseskan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Padang sekaligus Ketua Pelaksana Porsadin ke-7 tingkat Sumbar, Syaifuddin Zuhri, saat berkunjung ke Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi pengurus FKDT untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi Pemko Padang selama penyelenggaraan Porsadin yang berlangsung pada 4–6 September 2026 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Fadly Amran didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Padang, Tarmizi Ismail, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Padang, Zul Asfi Lubis.

Syaifuddin Zuhri menyampaikan bahwa kerja sama yang terjalin antara panitia dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan ajang olahraga dan seni bagi santri diniyah tersebut.

Ia berharap perhatian Pemko Padang terhadap keberlangsungan pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan Wustha (MDTW) terus ditingkatkan. Menurutnya, lembaga pendidikan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat fungsi masjid dan musala sebagai tempat pembinaan karakter serta akhlak generasi muda.

“Atas nama panitia dan FKDT Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Berkat kerja sama tersebut, Porsadin ke-7 tingkat Sumbar dapat terlaksana dengan baik, baik dari segi penyelenggaraan maupun pencapaian prestasi,” ujar Syaifuddin.

Dari sisi kompetisi, kontingen Kota Padang juga berhasil menunjukkan performa yang cukup membanggakan. Meski belum berhasil menjadi juara umum, para peserta mampu bersaing ketat dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat.

Syaifuddin mengungkapkan, Kota Padang hampir meraih gelar juara umum pada Porsadin tahun ini. Namun, perolehan medali yang dikumpulkan masih berada sedikit di bawah Kabupaten Agam.

“Pada Porsadin ke-7 tingkat Sumbar 2026, kita hampir menjadi juara umum, tetapi harus mengakui keunggulan Kabupaten Agam yang memperoleh medali lebih banyak. Untuk menghadapi Porsadin ke-8 pada 2028 mendatang, kami akan meningkatkan pembinaan dan mengoptimalkan pelaksanaan training center (TC),” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Fadly Amran mengapresiasi peran FKDT dalam mendukung pendidikan agama dan membina generasi muda di Kota Padang. Ia menilai, upaya tersebut sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang tengah diperkuat pemerintah daerah.

Menurut Fadly, pembinaan karakter melalui pendidikan keagamaan merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak dan nilai-nilai moral yang kuat.

“Upaya FKDT sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau, terutama dalam membentuk karakter generasi muda. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga agar pendidikan keagamaan semakin kuat dan mampu melahirkan generasi Kota Padang yang Qurani serta berakhlak mulia,” tegas Fadly Amran.

Melalui kerja sama dengan FKDT dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya, Pemko Padang berupaya memperkuat pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Pendidikan agama diharapkan terus menjadi salah satu pilar pembangunan masyarakat yang berkarakter, berpengetahuan, dan religius.(YU)

Rdeitor: Edwardi