Padang, fajarharapan.id – Pemulihan layanan air bersih pascabanjir bandang di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, terus dikebut Perumda Air Minum Kota Padang. Penyambungan pipa baru menjadi prioritas untuk mengembalikan distribusi air kepada ribuan pelanggan yang terdampak kerusakan intake, Sabtu (10/10/2026).
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, turun langsung meninjau lokasi intake Guo pada Selasa (13/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sekaligus melihat kendala yang dihadapi petugas di lapangan.
Hendra mengatakan, penyambungan pipa baru ditargetkan rampung pada hari tersebut. Namun, pekerjaan sempat terkendala hujan yang mengguyur kawasan itu sehari sebelumnya sehingga proses perbaikan belum dapat diselesaikan sesuai rencana.
“Jika cuaca mendukung, mudah-mudahan penyambungan pipa baru bisa selesai hari ini. Kemarin pekerjaan belum tuntas karena hujan, sementara kondisi cuaca tidak bisa kita prediksi,” kata Hendra.
Kerusakan fasilitas intake Guo berdampak cukup besar terhadap pelayanan air minum. Dari sekitar 6.000 pelanggan yang bergantung pada fasilitas tersebut, diperkirakan 4.000 pelanggan mengalami gangguan distribusi. Kondisi ini membuat Perumda harus menyiapkan langkah alternatif agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengatur distribusi air secara bergiliran. Perumda juga mengerahkan mobil tangki serta menyediakan penampungan air atau tedmon bagi pelanggan yang aliran airnya terhenti akibat kerusakan tersebut.
Gangguan pasokan dirasakan di sejumlah kawasan pelayanan, terutama Belimbing dan wilayah IBP Taruko. Di kawasan Belimbing, pelanggan terdampak antara lain berada di Kampung Tangah, Kompleks Taman Harmonis, Kompleks Belimbing dan sekitarnya, Kompleks Wahana I, Kompleks Mega Mulia, Karya Rei, serta Perumahan Muslim Sang Surya.
Sementara itu, di wilayah pelayanan IBP Taruko, gangguan meliputi Tarok Indah I dan II, Perumahan Polda, Wisma Indah VI, Kompleks Bumi Kordang Damai, Taruko I dan II, Kompleks Griya Plam, Kompleks Citra Almara, Kompleks Buana Indah III, serta Jalan Parkit, Kalumbuk.
Perumda Air Minum Kota Padang terus mengupayakan percepatan perbaikan agar layanan dapat kembali berangsur normal. Meski demikian, penyelesaian pekerjaan masih bergantung pada kondisi cuaca dan keamanan lokasi, mengingat petugas harus bekerja di kawasan yang terdampak banjir bandang.
Selama proses pemulihan, perusahaan berupaya meminimalkan dampak terhadap pelanggan melalui pengaturan jadwal distribusi dan penyaluran air menggunakan mobil tangki maupun tedmon. Pelanggan di wilayah terdampak diharapkan memahami kondisi tersebut hingga perbaikan jaringan selesai dan pasokan air kembali pulih.(*)







