Jasa Raharja Sumbar Dukung Penelitian Puslitbang Polri tentang Kamseltibcar Lantas

Padang, fajarsumbar.com – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Barat turut mendukung kegiatan penelitian Puslitbang Polri mengenai peran Polri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) berbasis edukasi, teknologi, dan kemitraan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Polresta Padang, Selasa (15/9/2026) pukul 13.30 WIB.

Kegiatan penelitian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Puslitbang Polri, Polresta Padang, Jasa Raharja Kanwil Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Kota Padang, Dinas Pendidikan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), perwakilan Organda, pengendara ojek online (ojol), hingga tokoh masyarakat.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam penelitian untuk memperoleh gambaran dan masukan dari berbagai perspektif mengenai kondisi keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Padang. Diskusi juga diarahkan untuk melihat bagaimana edukasi, pemanfaatan teknologi, serta kemitraan dengan masyarakat dapat dioptimalkan dalam mendukung Kamseltibcar Lantas.

Dalam forum tersebut, Jasa Raharja turut memberikan pandangan sesuai dengan tugas dan perannya dalam mendukung keselamatan lalu lintas serta memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Jasa Raharja juga terus mendorong pendekatan preventif melalui edukasi dan kolaborasi bersama stakeholder.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Panji Akbar Nur Banten, mengatakan bahwa penelitian dan diskusi lintas sektor seperti ini penting untuk menghasilkan strategi keselamatan lalu lintas yang lebih tepat sasaran.

“Persoalan keselamatan lalu lintas sangat kompleks dan tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi. Kita perlu melihatnya dari berbagai sisi, termasuk kondisi jalan, perilaku pengguna jalan, pelayanan, edukasi, sampai pemanfaatan teknologi. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi sangat penting,” ujar Panji.

Menurutnya, Jasa Raharja memiliki kepentingan yang kuat dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan. Selama ini, Jasa Raharja tidak hanya berperan dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan yang bersifat preventif.

“Kami tentu berharap hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang aplikatif. Edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat, teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan dan keselamatan, dan kemitraan dengan masyarakat harus dibangun secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan pengendara ojol, Organda, dan tokoh masyarakat dalam kegiatan penelitian menjadi hal yang penting karena mereka merupakan bagian langsung dari pengguna dan lingkungan lalu lintas sehari-hari.

“Masukan dari masyarakat dan pengguna jalan sangat berharga. Mereka yang setiap hari berada di lapangan tentu memiliki pengalaman dan perspektif yang dapat membantu kita memahami persoalan keselamatan secara lebih nyata,” tutur Panji.

Melalui kegiatan penelitian tersebut, diharapkan koordinasi dan sinergi lintas sektoral semakin kuat dalam merumuskan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di wilayah hukum Polresta Padang.

Jasa Raharja Sumatera Barat berkomitmen untuk terus mendukung upaya bersama dalam menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib melalui edukasi, pelayanan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat.(*)