Pencari Ikan Ditemukan Tewas di Sungai Denai

Mayat pria di Sungai Denai ditemukan dalam posisi tengkurap
Mayat pria di Sungai Denai ditemukan dalam posisi tengkurap

JakartaWarga di sekitar Gang Usman Nasir Nasution, Jalan Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala (TSM) II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria di Sungai Denai, Sabtu (8/8/2026) pagi.

Korban diduga meninggal dunia setelah tersengat listrik dari alat yang digunakannya untuk menangkap ikan.

Jasad pria tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi tengkurap di pinggir sungai. Korban kemudian diketahui bernama Ade Prananda Siregar, warga Jalan Pipit, kawasan Perumnas Mandala, Medan.

Kapolsek Medan Area AKP M Ainul Yaqin membenarkan adanya penemuan tersebut. Pihak kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bersama Kepala Lingkungan setempat sekitar pukul 09.30 WIB.

Setelah menerima laporan, personel Reskrim yang dipimpin Panit Opsnal Ipda Khairi Maulana bersama Pawas Ipda John Banjarnaor mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban. Barang tersebut berupa gulungan kabel, sebuah gala yang telah dimodifikasi menjadi alat penyetrum ikan, tas berwarna hitam, serta ember berisi ikan dan belut hasil tangkapan.

Keberadaan barang-barang tersebut turut diperiksa polisi sebagai bagian dari penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti korban meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Muhammad Sumali (65), korban diketahui sering mencari ikan di Sungai Denai pada waktu subuh dengan menggunakan alat setrum.

Tim Inafis Polrestabes Medan kemudian melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. Setelah proses tersebut, jenazah Ade Prananda Siregar dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk keperluan identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal terhadap bagian luar tubuh korban tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan.

Polisi sementara menduga korban meninggal akibat tersengat listrik dari alat setrum ikan yang digunakannya. Saat ditemukan, alat tersebut diduga masih berada di tangan korban.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti.(des*)