Pulang Pisau, fajarharapan.id – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau menggelar Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai upaya memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan rest area Jalan Trans Kalimantan, Desa Hanjak Maju, Kecamatan Kahayan Hilir, Jumat (12/6), dengan agenda utama pembersihan area publik dan penanaman pohon.
Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, mengatakan Gerakan ASRI merupakan salah satu program untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, gerakan ini tidak boleh berhenti sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.
“Gerakan Indonesia ASRI adalah program untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran kuat untuk menjaga kebersihan mulai dari rumah, tempat kerja, hingga fasilitas umum,” kata Ahmad Rifa’i.
Ia menegaskan, keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Selain aksi bersih-bersih, pemerintah daerah juga melakukan penanaman pohon di sekitar rest area sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan dan peningkatan ruang terbuka hijau.
Ahmad menyebut penanaman pohon menjadi investasi jangka panjang yang penting untuk menjaga kualitas udara dan keseimbangan ekosistem.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pulang Pisau, Godfridson, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi langkah menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin terasa.
Menurutnya, pemerintah pusat terus mendorong pemerintah daerah melakukan penghijauan sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan lingkungan.
“Perubahan iklim saat ini terjadi cukup ekstrem, sehingga penanaman pohon menjadi salah satu upaya penting untuk mengurangi dampaknya,” ujar Godfridson.
Ia menambahkan, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama dari lingkungan keluarga.
DLHK Pulang Pisau, lanjutnya, terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik, mulai dari memilah, membuang, hingga mengolah sampah agar menjadi bagian dari budaya hidup bersih.(Fjr)







