PAD Meningkat 25,15 Persen, Yota Balad Sampaikan LKPD Tahun 2025 di DPRD Kota Pariaman

Kota Pariaman – Wali Kota Pariaman, Yota Balad sampaikan Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pariaman, Sumatera Barat yang dipimpin Ketua DPRD, Muhajir Muslim, Senin (15/6/2026).

Sidang Paripurna juga dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, Unsur Pimpinan DPRD dan anggota, Forkopimda, Sekdako, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan Camat, Kepala Kantor/Badan/Bagian Pemko Pariaman.

Dalam penyampaiannya, Yota Balad, pelaksanaan APBD Kota Pariaman Tahun Anggaran 2025 ini bukan sekadar formalitas, ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral, politik, dan administratif Pemerintah Kota Pariaman kepada masyarakat melalui DPRD.

“Yang kita laporkan hari ini, kata Yota Balad, adalah hasil kerja nyata, hasil dari kebijakan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh elemen daerah sepanjang Tahun Anggaran 2025.

“Dan capaian WTP 13 kali yang diterima Kota Pariaman bukan kebetulan, ini adalah hasil konsistensi, hasil disiplin dan hasil komitmen kita dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” sambungnya.

Yota Balad, paparkan adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman pada tahun 2025 lalu sebesar Rp57.459.978.227,89. Artinya ini adalah capaian tertinggi sepanjang sejarah Kota Pariaman.

Dibandingkan tahun 2024, terjadi peningkatan sebesar Rp11.548.599.585,53 atau sebesar 25,15 persen.

Ini menunjukkan bahwa kemandirian fiskal kita mulai menguat, kerja optimalisasi pajak dan retribusi, inovasi pelayanan, serta penguatan pengawasan mulai memberikan hasil nyata.

Secara keseluruhan, pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 dianggarkan sebesar Rp.655.738.471.097,00 dan terealisasi sebesar Rp620.440.914.948,89 atau mencapai 94,62%.

Jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2024 sebesar Rp644.362.029.673,36, terdapat penurunan sebesar Rp23.921.114.724,47 atau 3,71%.

Menurutnya bahwa hal ini terjadi bukan kegagalan daerah. Tetapi berkurangnya transfer pusat yang berada di luar kendali kita. Yang penting untuk dicatat, PAD kita justru tumbuh kuat.

Realisasi belanja, sebut Yota Balad, menunjukkan bahwa APBD Kota Pariaman tetap diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan daerah, pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kota Pariaman.

“Juga menjaga keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor,” tegas Yota Balad.

Ia menjelaskan, seluruh capaian ini adalah hasil kerja kita bersama. Pemerintah Daerah tidak bekerja sendiri, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat adalah bagian dari sistem yang saling menguatkan. Namun kita juga harus jujur, tantangan ke depan tidak ringan.

“Tentu masih banyak pekerjaan dan tantangan yang harus kita selesaikan bersama. Namun dengan semangat kebersamaan, sinergi, dan komitmen yang kuat antara eksekutif dan legislatif, kami optimis Kota Pariaman akan semakin maju, semakin berdaya saing, dan semakin sejahtera,” tambah Yota.

Untuk itu, kata mantan Sekdako itu, Pemerintahan Kota Pariaman dibawah kepemimpinan Yota balad – Mulyadi mengharapkan dukungan serta kerja sama yang baik dari pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Pariaman dalam pembahasan Ranperda ini

“Sehingga dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat yang kita cintai” tutur Yota Balad.(r-mak).