Jakarta – Tim gabungan Satreskrim Polres Tulang Bawang, Lampung berhasil membongkar komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diketahui menggunakan senjata api dan cukup meresahkan warga Lampung.
Dalam penggerebekan tersebut, satu orang pelaku dilaporkan meninggal dunia setelah terkena tindakan tegas petugas karena melakukan perlawanan dengan mengarahkan senjata api.
Pelaku yang tewas diketahui berinisial Umar Mutohar. Ia dilumpuhkan saat aparat melakukan penangkapan di wilayah Unit Dua, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, pada Minggu (31/5/2026) sore. Tindakan tegas tersebut diambil karena situasi dinilai membahayakan keselamatan petugas di lapangan.
Sementara itu, satu pelaku lainnya bernama Dwi Sambodo berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Ia langsung dibawa petugas ke Mapolres Tulang Bawang untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari hasil penyelidikan terkait meningkatnya kasus pencurian sepeda motor di wilayah hukum setempat. Aksi para pelaku juga sempat terekam kamera pengawas (CCTV) saat mereka mencuri dua unit sepeda motor sekaligus.
Setelah mendapatkan informasi keberadaan para tersangka di kawasan Banjar Agung, petugas segera melakukan pengepungan. Namun, Umar Mutohar justru tidak mengindahkan tembakan peringatan dan mencoba melarikan diri sambil melawan dengan mengacungkan senjata api rakitan ke arah petugas.
“Karena pelaku tetap melakukan perlawanan dan membahayakan anggota di lapangan, kami mengambil tindakan tegas dan terukur,” ujar AKP Apfryyadi Pratama, Senin (1/6/2026).
Usai dilumpuhkan, pelaku sempat dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, akibat luka tembak yang cukup serius, nyawanya tidak dapat diselamatkan dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap pelaku yang ditangkap hidup-hidup, diketahui bahwa kelompok ini telah melakukan aksi pencurian di sedikitnya tiga lokasi berbeda di Kabupaten Tulang Bawang.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya senjata api rakitan, lima butir peluru aktif, serta satu unit mobil yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.
Saat ini, jenazah Umar Mutohar telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, Dwi Sambodo masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap kemungkinan jaringan penadah dan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.(des*)







