Menteri Agama RI Sampaikan Kuliah Umum Kepada Civitas Akademika UIN Mahmud Yunus

Batusangkar, fajarharapan.id– sesuai meresmikan gedung kuliah terpadu UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memberikan Kuliah Umum Inspiratif tentang Pendidikan Islam di Daerah, Selasa (28/4).

Acara tersebut dilaksanakan di Auditorium UIN Mahmud Yunus Batusangkar dihadiri Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, Rektor UIN, Kakanwil H. Mustafa beserta jajaran, Kakankemenag H. Amril beserta jajaran, Fokopimda, dan pimpinan Baznas serta ketua MUI Tana Datar

Menkemenag memberikan kuliah umum trrsebut dalam rangka memotivasi ribuan civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar beserta tamu undangan yang hadir.

Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi mahasiswa UIN dan jajaran ASN Kemenag Sumatera Barat untuk menyerap visi besar kepemimpinan nasional. Menteri Agama secara khusus memberikan dorongan semangat terkait penguatan kualitas pendidikan Islam, terutama di wilayah Sumatera Barat yang dikenal sebagai gudang intelektual dan negarawan.

Dalam orasinya, Nasaruddin Umar mengangkat sosok Mahmud Yunus sebagai figur cendekiawan muslim asal Tanah Datar yang menginisiasi masuknya pelajaran agama ke kurikulum nasional. “Kita patut berbangga bahwa nama besar universitas ini berasal dari tokoh penting dalam sejarah pendirian Universitas Islam di Indonesia,” tegasnya.

Menteri Agama juga memberikan gambaran sejarah tentang Baitul Hikmah di Irak yang membuktikan bahwa pusat ilmu pengetahuan besar bisa lahir dari daerah mana saja. “Jangan berkecil hati karena berada di daerah, sebab penemuan besar bisa saja lahir dari Batusangkar sebagaimana sejarah intelektual muslim dunia,” tambahnya.

Beliau juga berpesan agar masyarakat tidak minder menimba ilmu di UIN karena adanya integrasi antara kecerdasan intelektual dan kontemplasi spiritual yang khas. Lulusan madrasah dan universitas Islam dituntut agar ilmunya tidak hanya diamalkan, tetapi harus memberikan dampak luas bagi kemajuan bangsa dan negara.

Secara terpisah Kepala Kantor Kemenag Tanah Datar, H. Amril, yang hadir bersama para Kasi, menyatakan sangat terinspirasi oleh pengalaman dan wawasan luas yang disampaikan menteri. “Paparan beliau memberikan energi baru bagi kami untuk percaya bahwa melahirkan cendekiawan besar dari daerah bukanlah sebuah kemustahilan,” ujar H. Amril. ( Vr )