Iran Kerahkan Satu Juta Personel Antisipasi Potensi Serangan AS

Iran mengerahkan sekitar 1 juta tentara.
Iran mengerahkan sekitar 1 juta tentara.

JakartaIran dilaporkan mengerahkan sekitar satu juta personel militer sebagai langkah antisipasi terhadap potensi serangan darat dari Amerika Serikat (AS).

Langkah ini mencuat setelah militer AS dikabarkan mengirim puluhan ribu pasukan, termasuk Marinir dan pasukan lintas udara, ke kawasan Timur Tengah, yang memicu dugaan akan adanya operasi darat.

Menurut laporan kantor berita Tasnim yang mengutip sumber dari kalangan militer, konsentrasi pengerahan pasukan Iran difokuskan di Pulau Kharg. Wilayah tersebut dinilai berpotensi menjadi target jika AS berupaya menguasai titik strategis di Selat Hormuz.

Sumber tersebut juga menyinggung pengalaman masa lalu, di mana AS disebut pernah mengalami kegagalan dalam operasi darat di wilayah selatan Iran. Peristiwa itu dianggap sebagai pelajaran penting terkait risiko besar dalam konflik terbuka.

Dalam beberapa hari terakhir, minat warga Iran untuk bergabung dalam militer disebut meningkat tajam. Banyak pemuda mendatangi pusat-pusat perekrutan, baik untuk pasukan paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), maupun angkatan bersenjata reguler, guna ikut serta dalam kemungkinan konflik.

Pihak militer Iran turut memperingatkan bahwa upaya membuka Selat Hormuz secara paksa oleh AS akan berisiko tinggi. Iran menegaskan kesiapan menghadapi eskalasi dan tetap berkomitmen mengontrol lalu lintas di jalur pelayaran strategis tersebut.

Pulau Kharg sendiri memiliki peran vital bagi Iran, karena menjadi jalur utama ekspor minyak, dengan sekitar 90 persen pengiriman dilakukan melalui wilayah itu.

Sejumlah pejabat Iran kembali menegaskan bahwa pengiriman pasukan dalam skala besar oleh AS justru berpotensi menjadi langkah yang sangat berbahaya.(des*)