Solsel, fajarharapan.id – Rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan resmi ditutup di Masjid Baitul Hikmah, Jorong Durian Taruang, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Minggu (1/2/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Solok Selatan, Khairunas, itu berlangsung khidmat dan penuh kehangatan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Masjid Baitul Hikmah menjadi titik akhir kunjungan Tim I Safari Ramadhan tahun ini. Penutupan tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menegaskan arah pembangunan daerah yang menempatkan sektor keagamaan sebagai fondasi utama pembinaan generasi muda.
Suasana haru terasa ketika anak-anak Tahfidz Masjid Baitul Hikmah tampil di hadapan jamaah. Dengan suara lantang dan penuh percaya diri, mereka melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Penampilan itu menjadi simbol nyata tumbuhnya semangat pendidikan agama di tengah masyarakat.
Kehangatan semakin terasa saat salah satu anak menutup penampilan dengan pantun sederhana yang mengundang senyum dan tepuk tangan jamaah. Ungkapan polos tersebut menjadi refleksi rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan rumah tahfidz dan pendidikan Al-Qur’an.
Bupati Khairunas dalam sambutannya mengaku bangga dan terharu melihat perkembangan anak-anak tahfidz di Durian Taruang. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari infrastruktur fisik, tetapi dari kualitas sumber daya manusia yang dibentuk sejak dini.
Ia menegaskan, investasi terbaik daerah adalah membangun generasi yang cerdas dan berakhlak. Pendidikan agama, kata dia, menjadi benteng moral sekaligus fondasi karakter bagi anak-anak Solok Selatan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Anak-anak inilah masa depan Solok Selatan. Kita tidak hanya menyiapkan mereka unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia,” tegasnya di hadapan jamaah.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memastikan program pembinaan keagamaan, termasuk penguatan rumah tahfidz, akan terus dilanjutkan dan diperluas. Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan dukungan anggaran dan kebijakan agar semakin banyak anak memperoleh akses pendidikan Al-Qur’an yang layak.
Penutupan Safari Ramadhan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kunjungan pemerintah daerah selama bulan suci. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut meninggalkan pesan kuat bahwa pembangunan Solok Selatan diarahkan pada keseimbangan antara kemajuan fisik dan pembentukan karakter generasi Qurani.(Sdw)






