Kota Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman mulai menata ulang mesin birokrasi. Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) pada posisi strategis, menandai keseriusan pemko memperkuat pelayanan publik dan kinerja pemerintahan.
Pelantikan berlangsung di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (18/12/2025), berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pariaman Nomor 800.1.3.3/2583/BKPSDM/2025 tentang Pengangkatan Pejabat Manajerial dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Empat pejabat yang dilantik menempati jabatan sentral penggerak pemerintahan daerah, yakni Radius Syahbandar sebagai Kepala BKPSDM Kota Pariaman, Adi Junaidi sebagai Kepala Bappeda Kota Pariaman, Ferry Ferdian Bagindo Putra sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman, Marlina Sepa sebagai Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman.
Dalam arahannya, Wawako Mulyadi menegaskan bahwa keempat OPD tersebut bukan sekadar jabatan administratif, melainkan tulang punggung jalannya pemerintahan daerah.
“Ini adalah dinas-dinas sentral. Di tangan saudara-saudara, arah perencanaan, kualitas ASN, ketahanan pangan, hingga kesiapsiagaan bencana ditentukan. Ini posisi kunci,” tegasnya.
Mulyadi menyampaikan bahwa pelantikan dan mutasi pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memastikan birokrasi tetap tajam, adaptif, dan responsif terhadap tuntutan masyarakat. Menurutnya, penyegaran jabatan adalah kebutuhan, bukan sekadar formalitas.
“Eselon II memegang peran strategis. Saudara harus menjadi teladan. Disiplin, profesionalisme, kinerja, dan kemampuan membangun kerja sama. Jabatan ini bukan simbol, tapi tanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kepercayaan pimpinan harus dibalas dengan kerja nyata dan hasil terukur. Tantangan pemerintahan ke depan, kata Mulyadi, menuntut pejabat yang berani mengambil keputusan, cepat bekerja, dan peka terhadap kebutuhan publik.
“Selamat kepada pejabat yang dilantik. Jadikan amanah ini sebagai pengabdian terbaik. Kami berharap saudara bekerja maksimal, karena kemajuan Kota Pariaman sangat bergantung pada kinerja OPD yang saudara pimpin,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi sinyal kuat. Pemko Pariaman tak ingin berjalan di tempat. Mesin birokrasi disetel ulang, targetnya satu. Pelayanan publik yang lebih cepat, pemerintahan yang lebih kuat, dan Kota Pariaman yang terus melaju.(r-mak).






